• Rab. Okt 5th, 2022

“Mangrove Coffee” Racikan Kopi Pak Dhe Si Mantan Marinir Rasanya Nikmat Tak Terlupakan

Share
305 views

Belawan, (TransNusantara.co.id)–Kurang lengkap rasanya bagi penikmat kopi manakala berkunjung ke Belawan tanpa merasakan Seduhan kopi Gayo racikan pak Dhe.

Terdorong oleh rasa penasaran akan rasa ,suasana serta pelayanan yang katanya, bagi siapa yang pernah berkunjung ke “Manggrove Coffee” nya Pak Dhe akan datang kembali karena, rasa kopinya berbeda, nikmat dan susah tuk dilupakan.

Pengusaha warung kopi ini tak lain adalah mantan Marinir bapak Basrowi yang lebih dikenal dengan sebutan pak Dhe. Saat ini, awak media dari Pewarta Online Independen Indonesia (POIIN) berkesempatan mengunjungi “Mangrove Coffee’ di Jalan Serma Hanafiah, Belawan, Senin (16/11/2020) siang.

Kedatangan awak media ini langsung disambut ramah oleh Pak Dhe, Dengan memakai celemeknya, pria tua itu masih gagah. Ini terlihat dari guratan wajahnya. Tampak jelas dari lengan pak Dhe kalau dirinya adalah bekas petarung handal, setelah memberikan seteko kopi panas dan gelas mini kepada para penulis media online.

Saat pak Dhe menyeduh kopi, aroma harum kopi khas Gayo yang diracik dan dipermentasi menjadi wine tercium menyeruak disekitar ruangan lesehan Mangrove Coffee.

Perbincangan akrab membahas perjalanan hidup selama beberapa jam di pinggir laut Belawan diiringi angin sepoi-sepoi membuat suasana menjadi hangat.

Cerita pak Dhe kepada awak media, sebelum membuka usaha kecilnya di pinggir laut Belawan, pensiun TNI-AL dari kesatuan Marinir tersebut, di tahun 1991 pernah bertugas di Kepulauan Sangihe Talaud di perbatasan Indonesia – Filipina.

“Kita sama-sama menjaga negara ini. Kalau saya dulunya memakai senjata. Saya rasa sampeyan semua dengan mata pena,” kata pak Dhe kepada para wartawan sembari tersenyum.

Setelah berpindah-pindah tugas di berbagai provinsi di wilayah kesatuan Negara Republik Indonesia. Saat ini pak Dhe yang tak lagi berdinas di tahun 2018, berdiam di pinggiran laut Belawan dengan memulai usaha barunya.

Pria ramah kelahiran Kota Bojonegoro Jawa Timur tertanggal 6 Juli 1965 itu kelihatan awet muda dengan teman seumurannya.

“Saya selaku mantan Marinir mengucapkan selamat HUT Korps Marinir Ke-75. Tugas mempertahankan NKRI ini adalah harga mati buat kami,” tegas pak Dhe.(Anto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.