• Rab. Nov 30th, 2022

Seorang Remaja Warga Desa Bakaran Batu Lubuk Pakam Ditemukan Tewas Gantung Diri

Share
670 views

DELI SERDANG (Transnusantara.co.id)-Seorang Remaja berinisial MHS (17) Warga Jalan Purwo Desa Bakaran Batu Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang ditemukan tewas dengan cara gantung diri . Sebelum tewas MHS sempat membuat history di Whats Appnya yang ditujukan kepada orang tua dan kawan kawannya pada Selasa (22/12/2020).

Saat ditemukan tubuh MHS dalam keadaan tergantung dengan leher terjerat tali nilon disambung dengan kesper, ikat pinggang yang terikat pada kayu penyangga atap seng rumahnya.

Mayat MHS pertama kali ditemukan oleh adik kandungnya M. Andriansyah sekitar pukul 01.00 wib. Korban tidak berada di dalam kamar, lalu adik korban terus mencari dan mendapati tubuh abangnya sudah dalam keadaan tergantung di dapur rumah. Melihat abangnya tergantung, M. Adriansyah langsung berlari kekamar ibunya yang bernama Dahliana dan berkata “Mak mak mak, abang gantung diri di dapur”. Bagai petir menyambar disiang bolong ibu korban mendengar kabar duka tersebut . Ia pun langsung berlari kearah dapur dan benar saja, ia mendapati tubuh anaknya dalam keadaan tergantung.

Kapolsek Lubuk Pakam Polresta Deli Serdang AKP Hendri Yanto Sihotang SH, saat dikonfirmasi menyatakan, “kita bersama Tim Inafis sudah melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban, dari hasil pemeriksaan Tim Inafis Polresta Deli Serdang, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan pada tubuh korban, kuat dugaan dia nekat menggantungkan dirinya. Hal itu dibuktikan dengan adanya pesan di HP-nya permintaan maaf yang dituliskan korban dihistory via Whats App nya yang ditujukan kepada kedua orangtuanya dan juga teman-teman korban”.

“Untuk jenazah tidak kita lakukan otopsi, karena pihak keluarga sendiri sudah menerima bahwa korban meninggal karena gantung diri dan hal ini juga di kuatkan dengan surat pernyataan dari pihak keluarga kepada kita”, Ucap Kapolsek Lubuk Pakam (Gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.