• Ming. Okt 2nd, 2022

Fokusmaker Deli Serdang Lakukan Gerakan Sosial Berbagi Sembako

Share

DELI SERDANG (Transnusantara.co.id)-Sebuah organisasi yang telah melakukan pelantikan kepengurusan pada bulan Desember 2020 kemarin yakni Badan Koordinator Cabang (Bakorcab) Forum Komunikasi Studi Mahasiswa Kekaryaan (Fokusmaker) Kabupaten Deli Serdang membuat suatu gerakan sosial dengan membagi sembako dan sejumlah uang pada Sabtu (09/01).

Sebanyak 30 paket sembako dibagikan kepada masyarakat yang memang membutuhkan bantuan sembako dengan mendatangi rumah rumah tempat tinggal warga penerima bantuan secara langsung.

Ketua Fokusmaker Deli Serdang, Darma Ade Putra Hutasuhut mengatakan, “Bakti Sosial kali ini kita lakukan Pasca Pelantikan Bakorcab Fokusmaker Kabupaten Deli Serdang Masa Bakti 2020-2023 pada bulan Desember 2020 lalu . Sementara kegiatan ini menjadi program agenda perdana kita ditahun 2021, Dan untuk kedepanya kegiatan sosial akan selalu kita perioritaskan kepada masyarakat yang membutuhkan, komitmen kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dan bermanfaat buat masyarakat . Aksi Sosial ini nerupakan partisipasi rekan juang Fokusmaker Deli Serdang dan para isimpatisan serta sahabat Fokusmaker yang turut andil guna membantu masyarakat tidak mampu. Semoga apa yang telah diperbuat menjadi ladang ibadah di akhir zaman, celoteh Ade Putra Hutasuhut

Salah seorang penerima bantuan sembako dari Bakorcab Fokusmaker Deli Serdang mengaku sangat terbantu dengan adanya paket yang dibagikan langsung kepada mereka. Apalagi pada masa pandemi COVID 19 ini, perekonomian mereka drastis menurun tajam. Tentunya ya Alhamdulillah dapat paket sembako, bisa untuk makan dua sampai tiga hari ke depan, ucap warga

Sekretaris Mhd. Arifin menyatakan , “Sangat luar biasa gerakan berbagi Bakorcab Fokusmaker Deli Serdang, dimasa pandemi ini yang berdampak besar pada ekonomi masyarakat. Ini merupakani langkah yang tepat untuk berbagi pada masyarakat, apa lagi memang saat ini banyak masyarakat membutuhkan bantuan untuk kebutuhan pangan khususnya buat masyarakat yang berpenghasilan minim . Dilakukan secara door to door tujuannya guna menghindari kerumunan orang maka dilakukanlah sistem seperti ini, ujar Mhd Arifin.(Gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.