• Kam. Des 8th, 2022

Lapor Pak Polisi..! Pembuatan MCK di Dusun XI Desa Kota Datar Hamparan Diduga Dikorupsi, Telan Biaya 17 Juta

Share
413 views

Hamparan Perak, Deli Serdang , Trans Nusantara.co.id- Pembuatan MCK di Dusun XI Desa Kota Datar Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang menurut informasi yang diterima media ini menelan biaya 17 juta rupiah /unit.

Tentunya biaya yang tergolong fantastis hanya untuk pembuatan MCK menjadi sorotan masyarakat, khususnya warga  desa Kota Datar karena dianggap terlalu mahal.

Seperti yang diungkapkan Ant, salah satu warga Dusun XI kepada trans Nusantara.co.id.

“Biasanya 10 juta aja sudah bisa bang, kalau hanya membangun MCK, ini kog sampai 17 juta? tentunya ini jadi pertanyaan kita, dan saya menduga ada permainan dalam pembangunan ini,” ucap pria setengah baya yang tidak bersedia  namanya untuk dipublikasikan.

Saya tahu benar, sambung Ant, bangunan MCK itu bentuk dan bahan yang dipasang, makanya saya berani bicara, dan saya minta aparat hukum terkait agar mengusut pembangunan MCK ini, jangan-jangan sudah di korupsi, terangnya.

Sementara itu, Supadi salah satu warga yang diduga turut berperan dalam pencairan dana yang diduga berasal  dari Kabupaten untuk pembangunan MCK ini ketila dikonfirmasi TransNusantara.co.id terkesan berkelit dan mengelak.

“Itu anggarannya sama pak Sayanik, saya hanya sebagai operator, nanti saya hubungi pak Sayani, konfirmasi aja pak ke kelompok masing-masing”ucapnya dari balik sambungan telepon tanpa menjelaskan apa artinya dengan “operator,” Senin (05/02/2021).

Dilain sisi, Ketua LSM GPRI lewat sekretaris Sumatera Utara Rosen Sinaga saat dihubungi terkait pembangunan MCK yang termasuk fantastis ini sangat terkejut.

Rosen mengungkapkan jika dalam pembangunan MCK itu benar terjadi korupsi, LSM GPRI tidak akan segan dan akan bertindak dengan membawa kasus keranah Hukum.

“Jika nanti kita menemukan ada indikasi korupsi atas pembangunan MCK itu, kita akan melaporkannya ke penegak hukum, bisa jadi ke tipikor ataupun kejaksan namun tentunya, ini harus kita cek benar-benar biar data akurat,”pungkas Sinaga.

(Tim)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.