BUPATI BATU BARA Ir.H.ZAHIR, MAP BUKA SOSIALISASI PENGAWASAN PENGGUNAAN DANA DESA

 

Penulis :
Nopel Harahap
Kabiro Batu Bara

Transnusantara.co.id,
Batu Bara–

Kepala Desa dan Kepala Kelurahan ( Lurah ) adalah merupakan ujung tombak pemerintahan
yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Karena Kepala Desa dan Kepala Kelurahan, harus siap siaga dan standbay setiap saat menghadapi dan melayani masyarakat.

Situasi kondisi saat ini yang sangat menyita tenaga, fuul waktu dan fikiran, membuat kita ekstra kerja keras mengikut komando
pimpinan dalam rangka untuk mencapai satu tujuan.

Hal ini di sampaikan Bupati Batu Bara
Ir.H.Zahir saat membuka secara resmi sosialisasi pengawasan penggunaan dana desa bagi Kepala Desa dan Kepala Kelurahan,
se Kabupaten
Batu Bara, Senin ( 20/12/2021 ) malam,
di Singapore Land Hotel Sei Balai.

Lebih lanjut Zahir mengatakan, dari urutan struktur pemerintahan bahwa Kepala desa dan Kepala Kelurahan merupakan unsur pemerintah yang paling ujung tombak, yang langsung berhadapan dengan masyarakat luas. Dari fakta ini Kepala Desa dan Kepala Kelurahan yang tau pasti tentang teritorial desa /kelurahan, ujar politisi
PDIP yang humoris ini.

Selain itu menurut Zahir , Kades dan Lurah harus berani, tegas,dan bijak dalam melaksanakan tugas tugas pemerintahan, artinya Kepala Desa dan Lurah harus berwibawa
dan ikut, turut
garis komando dan mempedomani
tata aturan yang berlaku di negara ini.

Masih menurut Zahir,
dalam rangka menjalankan tehnis penggunaan dana desa itu, kepala desa sebagai pengguna anggaran (PA) yang di beri kewenangan untuk membangun desanya masing- masing dan di dalam membelanjakan sesuatu yang berkaitan dengan desa.

Kepala desa punya hak untuk membeli / belanja tanpa ada intervensi atau di kordinir oleh sesuatu pihak tertentu yang sering mengaku
dari sini, dari situ,
atau dekat dengan ini,
dekat dengan itu.

Bupati menegaskan, Kepala desa jangan takut, jangan mudah percaya dengan hal – hal seperti itu,

Lebih lanjut Zahir
mengatakan,
musibah pandemi covid-19, menyebabkan dana di daerah tersedot deras di tarik pusat untuk mengatasi dan menangani wabah tersebut, sehingga di setiap desa, tidak ada nampak bangunan fhisik, karena memang dananya tidak cukup untuk itu.
Kita sangat prihatin melihat dan menghadapi kenyataan ini, semua kegiatan harus
di batasi, semua anggaran di tekan untuk mengatasi dan mengantisipasi derasnya wabah yang melanda negeri kita ini.

Sampai detik ini.
belum ada satu pun Kepala Desa atau Lurah di Kabupaten
Batu Bara yang terkena virus covid-19
hal ini karena kita tetap waspada dan tetap mengikuti protokol kesehatan
( Prokes ) ujarnya.

Peserta kegiatan tersebut terdiri dari Kepala Desa dan Kepala Kelurahan ( Lurah )
se Kabupaten
Batu Bara serta di hadiri para Camat se Kabupaten
Batu Bara.
Hadir juga di acara pembukaan tersebut
Kadis PMD Radiansyah Lubis, SSTP,
dinas PMD, yang mengurusi
pemerintahan desa,
serta Ketua Asosiasi Desa Sumatera Utara.

Pada acara ini Ketua Asosiasi Desa Sumut menyerahkan Jaket Orrganisasi Asosiasi Kades / Lurah serta berupa cendera mata kepada Bupati Batu Bara.

Acara berjalan lancar aman dan terkendali dan tetap mematuhi Protokol Kesehatan
( Prokes ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *