Mandailing Natal – TransNusantara.co.id,
Bupati Mandailing Natal H.Muhammad Ja’far Sukhairi meninjau panen jagung perdana Kelompok Tani Serangkai Binaan Himpunan Kelompok Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Mandailing Natal di kelurahan Pidoli Dolok Kecamatan Panyabungan.
Adapun yang hadir dalam acara Panen perdana itu Ketua Dewan Pakar HKTI Madina Ali Mutiara Rangkuti, Kadis Pertanian Siar Nasution, Taufik Zulhandra Ritonga, Kadis Perindag John Amriadi dan Kadis Pertanahan Ahmad Faizal.
Pada Panen Perdana Jagung Oleh kelompok tani Serangkai itu di awali dengan kata sambutan dan pemaparan oleh bendahara HKTI Madina Ahmad Goilan/Adek Tong.
” Luas lahan yang kita pake untuk perkebunan ini seluas 2 hektar, yang sudah bisa kita panen hari ini baru 1 hektar, karena 1 hektar lagi usia tanamnya baru 2 bulan diperkirakan kurang lebih 1 bulan lagi akan kita panen juga, minat bertani jagung ini datang waktu kita kunker ke Medan dengan HKTI Propinsi, disitu kita jumpa dengan petani sukses dan berpengalaman,” papar bendahara HKTI Madina Ahmad Goilan / Adek Tong.
Kemudian dilanjutkan pengarahan dari Bupati Madina H.M. Ja’far Sukhairi Nasution dalam sebutannya di depan Kelompok Tani Serangkai ini sangat bangga dengan Kelompok Tani binaan HKTI Madina ini.
” ini merupakan inovasi dan contoh bagi Kelompok Tani yang lain, dimana kelompok ini mampu memanfaatkan lahan – lahan tidur untuk dipergunakan dengan bertani,” ucapnya
Kemudian Bupati Sukhairi juga mengajak masyarakat untuk bertani karena menurutnya bertani mengangkat harkat hidup masyarakat.
” Ayo bertani, bertani sehat dan punya nilai ekonomis yang luar biasa, saya harap ini berkelanjutan seperti berternak bebek dan lembu, mari kita bangkit, dengan begini kita optimis optimis bisa mensejahterakan masyarakat Madina,” tutupnya.
Ditempat yang sama, kadis Pertanian Siar Nasution akan membantu segala kekurangan Kelompok Tani Serangkai ini.
” Sesuai dengan anjuran pak bupati tadi kepada saya bahwa kita dari dinas pertanian Madina akan butuhi segala kekurangan Kelompok Tani ini seperti yang kita ketahui dari petani tadi bahwa mereka masih kekurangan alat seperti Handtractor dan peralatan lainnya,” katanya.”
Penulis : Amir H Hasibuan
