Seorang Ibu Rumah Tangga Diterkam Buaya Saat Beraktifitas di Sungai Kun-Kun di Desa Sundutan Tigo Mandailing Natal

 

TRANSNUSANTARA.CO.ID – MADINA

Seorang ibu rumah tangga warga Dusun Simpang Bambu, desa Sundutan Tigo, Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara, diterkam buaya saat beraktifitas di sungai kun-kun, Minggu ( O4/9/2022 ).

Informasi dihimpun, korban merupakan Ibu Rumah Tangga bernama Fatimani Zai (51) yang menjadi korban keganasan Buaya yang berhabitat di Sungai Kun-Kun yang mengalir hingga ke Dusun Simpang Bambu, Desa Sundutan Tigo.

Kepala Desa Sundutan Tigo, Tasmil, ketika dihubungi awak media via telepon membenarkan kejadian yang menimpa warganya.

“Benar, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekira pukul 16.00 WIB sore hari,” kata Kepala Desa yang juga merupakan Ketua IKADES Kecamatan Natal ini.

 

Korban diperkirakan meninggal dunia ditempat, karena mengalami luka serius pada bagian kaki kanan.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala Desa Sundutan Tigo, Tasmil mengharapkan keseriusan dari Pemerintah dalam hal ini BKSDA agar dapat segera menangkap buaya yang berada di sungai tersebut.

“Kejadian ini bukan yang pertama kali, oleh karena itu kami berharap pihak BKSDA segera menangkapnya, karena buaya-buaya yang berada di aliran sungai Kun-kun ini sudah mengancam banyak nyawa manusia,” tambah beliau.

Keberadaan buaya tersebut, tidak bisa disepelekan. Ditambah lagi dengan ekosistem sungai yang diduga sudah tercemar oleh aktivitas perusahaan yang ada disekitar wilayah Dusun Simpang Bambu, Desa Sundutan Tigo, Kecamatan Natal.

Diduga pihak perusahaan perkebunan membuang limbah ke sungai tempat habitat buaya dan hewan air lainnya, sehingga memicu buaya menyerang manusia karena berkurangnya hewan air yang dapat dikonsumsi sang predator ini.

“ Kita bersama pihak Polsek Natal dan Koramil 17 Natal menghimbau kepada seluruh warga Dusun Simpang Bambu, Desa Sundutan Tigo, Kecamatan Natal agar senantiasa waspada bilamana berada ditepi sungai maupun ketika beraktivitas di sepanjang sungai Kun-kun,” tutupnya.
(Amir Husin Hasibuan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *