Penulis: Nopel Harahap Kabiro Batu Bara.
TransNusantara.co.id-
Batu Bara.
Mengenal lebih dekat sosok wanita usia paruh baya, berdomisili di Kabupaten Batu Bara, memiliki berbagai macam pengalaman hidup, bahkan pernah menjadi Pjs Kepala Desa.
Mudah senyum agak pendiam, tidak banyak bicara tetapi fuul bekerja,lembut bertutur kata itulah sosok seorang Asminah, S.Pd, putri bungsu seorang Veteran pejuang kemerdekaan RI yang saat ini beliau memangku jabatan Kepala UPT.SD Negeri 17 blok 3 Desa Sei Muka, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batu Bara,Sumatera Utara.


Beliau mengawali pendidikan di Sekolah Dasar Negeri ( SDN ) 07 Perkebunan Petatal sekarang BSI Madrasah Tsanawiyah Pesantren daar ulum Kisaran Asahan.
Pendidikan Guru Agama (PGA) Medan, Universitas Al Wasiliyah Medan,90 persen pendidikan formal saya adalah berbaground pendidikan agama Islam, ujar Asminah, Senin, 06/02/2023 saat makan siang bersama dengan Transnusantara di RM.Eman sari Binjai Baru, Batu Bara.
Lebih lanjut Asminah mengatakan, dasar pendidikan agama tersebutlah yang menjadi satu pedoman utama saya melakukan tugas dan amanah yang diberikan pemerintah kepada saya, artinya saya tidak pernah ambisius mengejar satu jabatan yang tidak dibawa mati,mengabdi tanpa harus menyakiti berperan tetapi tidak dijadikan pameran, biasa ajalah karena semua itu ada masa masanya, tidak selamanya kita memegang jabatan dan tidak ada yang perlu disombongkan diangkuhkan, apalagi dibangga banggakan dengan apa yang kita miliki saat sekarang ini,kata Asminah.
Kedua almarhum orang tua saya selalu menanamkan kediri saya, untuk terus berbuat baik kepada siapapun, jangan pernah menyakiti apalagi menzolimi orang lain, rezeki itu sudah di atur Allah SWT, tidak penting dan pantang besar sikut kiri, sikut kanan, pijak bawah menjilat keatas,untuk meraih sebuah jabatan,ujar putri bungsu dari tujuh bersaudara ini dengan semangat.
Bagaimana supaya kita di senangi semua orang tentu kembali kepada diri kita sendiri menyikapi hidup dan kehidupan yang penuh misteri ini,semangat untuk mengabdi itu wajib bagi seorang abdi negara (ASN), sah sah saja tetapi ketika kita menghalalkan segala cara untuk meraih sesuatu jabatan,itu yang salah dan dilarang agama.
Saat kali pertama saya di amanahkan untuk menjadi kepala sekolah,kronologinya saya di promosikan,bukan meminta minta satu jabatan dan orang yang mempromosikan itu ada saat ini dan menjabat kepala UPT SD.Negeri kecamatan Talawi Batu Bara,Pungkas wanita yang pernah memegang jabatan tiga sekaligus yaitu, Ka.UPT.SDN 02 Petatal, PLt.Ka.UPT.SD negeri 09 Petatal saat ini sudah ditutup karena siswanya tidak mencukupi quota dan Pjs.Kepala desa Indrayaman Talawi.
Masih kata Asminah, apa-apa yang telah di ajarkan dan ditanamkan kedua orang tua saya kepada diri saya selalu saya jadikan pedoman dan petunjuk, karena nasehat dan arahan kedua orang tua saya yang hanya karyawan biasa di perkebunan Petatal, sekarang perkebunan Buana Sawit Indah (BSI) Datuk tanah datar Batu Bara, telah mengantarkankan saya lulus masuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 1984.
Tanamlah yang baik baik supaya yang baik baik pula yang hadir dalam kehidupan mu. Satu lamgkahpun jangan ada niat untuk menyakiti hati orang lain, apalagi sengaja menzoliminnya, karena apa yang kau tanam, cepat atau lambat akan kembali menghantam dirimu sendiri,dia orang yang teraniaya selalu di kabulkan Allah SWT.
Apresiasi kepada pimpinan dan pemilik serta wartawan media Transnusantara sebagai mitra baik saya dan sukses terus dalam tugas tugas jurnalistik aktual terpecaya, tambah asminah menutup perbincangan.(*).
