Sekolah Madrasah Swasta Tingkat Menengah Atas di Kecamatan Ranto Baek Madina Terancam Tutup, Karena Kekurangan Siswa

 

Mandailing Natal- Transnusantara.co.id,

Minimnya jumlah siswa yang mendaftar pada Pendaftaran Peserta Didik Baru di Sekolah Swasta di Kabupaten Mandailing Natal dikeluhkan pihak sekolah.

Sekolah Madrasah Swasta Tingkat Menengah Atas di Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal yang merasakan minimnya jumlah siswa yang mendaftar. Hal itu diungkapkan Ikbal Hambali salah satu guru di sekolah Madrasah tersebut.

” Karena kalah bersaing dengan sekolah menengah atas yang berstatus negeri.” Kata Ikbal,  kepada Trans Nusantara di Madina, Rabu ( 15/3/ 2023 ).

 

 

Menurut Ikbal, dari titik letak sekolah, tidak mungkin akan kekurangan siswa karena ada 5 desa yang jaraknya dekat dengan sekolah tersebut, yakni desa Tandikek, desa Hutanauli, desa Sampuran, desa Gunung Godang dan desa Bangun Saroha.

” Sangat prihatin dengan sekolah ini sekarang, karena beberapa tahun belakangan ini siswa yang mendaftar terus menurun, padahal 5 tahun silam, siswa di sekolah ini masih lumayan sebelum adanya Sekolah Menengah Atas Negeri yang berdiri di kecamatan Ranto Baek ini,” ujarnya.

Terkait dengan hal tersebut, sudah sering kami sampaikan ke  Kemenag di Kabupaten Madina  untuk secepatnya di usulkan menjadi sekolah Negeri. Sebelum sekolah ini semakin bertambah parah peminatnya, karena masyarakat lebih memilih Sekolah Negeri, ucapnya.

Ikbal  meyakini, kalau sekolah ini secepatnya di negerikan, siswa yang akan mendaftar akan semakin normal kembali.

 

 

Lanjut Ikbal, kita cukup kecewa satu – satunya sekolah Madrasah tingkat menengah atas di kecamatan Ranto baek, Kab. Madina ini  kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

Ikbal memastikan, kalau masalah pembelajaran semua sama dengan sekolah madrasah pada umumnya, mengenai guru – gurunya juga semua lulusan Sarjana, paparnya.

Ikbal menambahkan, Saya selaku mewakili guru dari sekolah Madrasah Swasta Tingkat Menengah Atas Ranto Baek Madina, berharap kepada pemerintah agar dapat membantu mencarikan solusi untuk  memajukan sekolah tersebut,  jangan kita biarkan sekolah di bawah  naungan kementerian  agama ini redup, tutup Ikbal.

(Amir Husin Hsb)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *