Penulis : Nopel Harahap
Kabiro Batu Bara.
TransNusantara.co.id-Batu Bara,Ramah tamah,familiar, tegas,santun bertutur kata dan gaul, itulah kesan awal ciri khas utama seorang SUPRIADI Sekertaris Dhc.45 Badan pembudayaan kejuangan 45 Medan Sumatera Utara.
Konsep pemikirannya yang cemerlang, serta Niat dan tekadnya yang tulus mengabdi untuk memajukan dan membesarkan Badan (organisasi) bentukan Pemerintah yang tertuang dalam keputusan Presiden, (kepres), nomor 50 tahun1984 itu telah terbukti nyata.

Berbagai kegiatan- kegiatan telah terlaksana dan tetap terus akan dilaksanakan sesuai Agenda program kerja (progja) yang tersurat dan tersirat.
Melaksanakan suatu kegiatan itu tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan, karena ada beberapa tahapan tahapan yang harus dilalui seperti perencanaan, persiapan dan kesiapan panitia,meloby pihak pihak terkait, mengevalusi hal hal yang berkaitan dengan suksesi kegiatan tersebut, dibutuhkan kemauan yang ekstra keras,tidak hanya sebatas ucapan ucapan indah tetapi terbukti dalam kenyataan.
Gebrakan yang telah dan akan kami laksanakan membuktikan bahwa meneruskan perjuangan tidak cukup hanya dengan mengkritisi situasi kondisi saat ini, atau tidak cukup hanya mencari siapa benar siapa salah, karena penerus perjuangan bukan lembaga pengadilan, atau lembaga kejaksaan yang tupoksinya memang mencari siapa benar, dan siapa salah, tupoksi penerus perjuangan itu adalah melestarikan cita -cita pejuang kemerdekaan dengan aktif berperan mengisi kemerdekaan yang abadi.
Hal tersebut disampaikan Supriadi Sekertaris Dhc.45 Kota Medan Sumut melalui telpon Whatsup (WA) kepada Transnusantara Jumat,31/03/2023.
Lebih lanjut Supriadi menjelaskan dengan semangat juang beberapa kegiatan seperti pencak silat dikalangan pelajar dan generasi muda yang kami bina selama ini adalah bagian dari program kerja (progja) Dhc.45 Medan, ujar pria yang tegas, jelas dan lugas ketika berbicara ini.
Pengurus itu bukan minta diurus tetapi mengurusi semua hal yang tentunya ada kaitannya dengan badan yang kita urusi tersebut, bukan mengurusi yang bukan urusan atau bukan ranah kita, mengomentari sesuatu hal tersebut.
Badan yang kita urus ini adalah bentukan Pemerintah artinya kita adalah bagian yang tak terpisahkan dari Pemerintah,Apa yang telah dibuat adalah kontribusi fositif dalam rangka berbakti untuk negeri mengisi kemerdekaan,pungkasnya.(*).
