TAK ADA GADING YANG TAK RETAK TAK ADA LAUT YANG TAK BEROMBAK

 

Penulis : Nopel Harahap

Kabiro Batu Bara.

TransNusantara.co.id, Batu Bara–Pepatah lama yang mengandung makna yang sangat luas terkait tentang prosesi perjalanan hidup dan kehidupan manusia,tidak ada satu orangpun manusia dijagad raya ini yang lolos dari khilaf dan salah artinya, semua manusia siapapun dia pasti ada kekhilafan dan ada kesalahan.

Hal ini adalah fakta bukan hoax,yang sering terjadi masalah itu adalah, ketika manusia itu merasa dirinya paling benar, dan juga merasa dirinya  paling bersih,paling suci, seolah terkesan tidak pernah salah  dan tidak pula pernah khilaf.

Kilas balik sejarah awal mula perjalanan manusia pertama ADAM, AS saat kali pertama melakukan satu kesalahan telah melanggar larangan Sang maha pencipta untuk tidak makan buah KULDI, itulah awal mula pertanda manusia itu akan tetap terus berbuat kesalahan, dan kesilafan, dalam prosesi hidup dan kehidupan yang penuh teka teki ini.

Belajar dari kisah sejarah manusia pertama itu dapat meyakinkan diri kita dan wajib tertanam dalam hati setiap manusia bahwa Kekhilafan dan kesalahan itu adalah bagian yang tidak bisa terpisahkan dalam prosesi perjalanan hidup dan kehidupan manusia di bumi ini.

Hari ini mungkin saja seseorang itu aman- aman dan nyaman tidak ada kesalahan, tetapi besok atau lusa tidak tertutup kemungkinan satu  kesalahan itu akan datang menghampiri dirinya. Berangkat dari kenyataan ini jangan pernah kita tersenyum dan jangan pernah kita menari nari diatas penderitaan orang lain karena suatu saat pasti orang juga  akan tersenyum dan berdansa diatas masalah yang kita hadapi.

Kisah sejarah nabi Adam adalah satu pembelajaran paling berharga bagi kita untuk selalu evaluasi diri,koreksi diri,Intropeksi diri, kaji diri dan jaga diri yang pada gilirannya kita semua tetap menjadi manusia yang tau diri.(*).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *