Mobil Minibus BK 1367 RI Masuk Jurang di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Simalungun

 

Transnusantara.co.id, Girsang, SIMALUNGUN–Rombongan dari Stabat Kabupaten Langkat Sumatera Utara, sebanyak 8 orang, yang ingin berwisata di Danau Toba dengan menggunakan   mobil mini bus BK 1367, RI, yang dikemudikan oleh Agus Sumaidi mengalami musibah,  mobil yang ditumpangi wisatawan tersebut masuk jurang sedalam sekitar 30 meter di Girsang II, sebelum jembatan Serasera Girsang Kelurahan Girsang, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun, pada Rabu ( 26/4/2023 ).

Informasi dihimpun dari berbagai sumber, akibat  kejadian tersebut 1 orang balita tewas dan sejumlah penumpang lainnya mengalami luka parah.

Penumpang yang selamat mengatakan, korban sudah dievakuasi untuk  mendapatkan perawatan di RSUD Parapat, Kabupaten Simalungun.

Satlantas, Aipda M Samosir saat meminta keterangan dari Helmut Ompusunggu saksi yang melihat minibus sampai terjungkal ke jurang dan membantu mengevakuasi korban.

Di Tebing, dia sudah menabrak trotoar jalan disana. Saat kami minta untuk beristirahat dan tidur sejenak, supirnya tidak mau dan malah meneruskan perjalanan sampai ke Parapat. Dan kamipun sempat istirahat di lokasi parkiran Pantai Bebas Parapat, sebelum melanjutkan perjalanan ke Kaldera di Sibisa, tapi kami mutar lagi ke Parapat karena keluarga lebih memilih mandi dan wisata di Danau Toba, Ujar korban.

Salah seorang warga yang sedang melintas disekitar TKP, Helmut Ompusunggu warga Jln Merdeka Parapat, menceritakan awal kejadian, sudah melihat minibus itu tancap gas dan menyosor beram jalan sebelah kiri kalau kita dari arah Toba, mobil itu juga menyosor semak bambu yang tumbuh lebat diberam tebingjalan. Selanjutnya menabrak trotoar setinggi setengah meter hingga terjungkal kejurang. Mobilnya sempat nyangkut, kemudian mobil tersebut langsung  berguling lagi di dalam jurang itu,Ujar Oppusunggu.

Sementara itu, salah seorang Anggota Polres Simalungun terlihat juga meminta informasi dari para penumpang selamat, di RSUD Parapat.

Kamipun bersama warga berusaha menolong para korban, sebagian lagi memberitahukan ke Lantas Polsek Parapat. Beberapa saat kemudian Ambulans RSUD Parapat dan Sejumlah Polisi yang kebetulan Pengamanan Mudik membantu Lantas Polsek Parapat mengamankan TKP, katanya.

Aipda M Samosir saat mengamati jenazah korban meninggal penumpang minibus, saat dibersihkan di RSUD Parapat.

Anggota Lantas Polsek Parapat, AIPDA Marnaek Samosir saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, dan supirnya kemungkinan karena mengantuk, itu juga sesuai dengan pemeriksaan saksi-saksi yang jadi penumpang minibus, semua menyebut supirnya ngantuk dan sudah diingatkan tapi tidak menghiraukannya.

Semua penumpang dan 1 korban meninggal sudah kita evakuasi dan diberi perawatan di RSUD Parapat. Supirnya juga sudah kita amankan, dan segera diproses setelah dia dirawat di RSUD Parapat. Ujar Aipda Marnaek.

( Red )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *