GAJAH MADA SANG PEMERSATU NUSANTARA PENCIPTA NAMA BHAYANGKARA.

 

 

Penulis,Nopel Harahap Kabiro Batu Bara

 

Transnusantara.co.id,Batu Bara–Nama Gajah Mada sangat erat kuat hubungannya dengan kejayaan Kerajaan besar yang pernah dimiliki Bangsa ini yaitu, MAJAPAHIT.

Majapahit yang didirikan oleh Raden Wijaya pada 10 Nopember 1293,sekaligus dinobatkan menjadi Raja pertama, adalah Kerajaan besar yang wilayah kekuasaannya meliputi seluruh nusantara, Asia tenggara dan Asia Timur itu menjadi satu negara yang tumbuh subur makmur dan sejahtera dimasa penguasanya adalah Raja ke 4 yaitu HAYAM WURUK, Cucu Raja pertama kerajaan Majapahit yang dalam pelaksanaan tugas  dibantu oleh Gajah Mada sebagai Maha Patihnya.

Gajah Mada mulai mengabdikan diri diera Majapahit dipimpin Raja keduanya yaitu,RADEN KALAGEMET yang bergelar JAYANEGARA anak Raden Wijaya dari Istri yang bernama DARA PETAK putri dari negeri Melayu.

 

 

Jabatan Gajah Mada dimulai sebagai anggota pasukan keamanan kerajaan atau disebut tanda kesetiaannya kepada Raja dan kerajaan adalah misi utamanya. Disaat terjadi pemberontakan Ra Kuti adalah awal prestasi Gajah Mada yang terus bersinar terang mewarnai kerajaan besar itu.

Gajah Mada sukses mengamankan Raja kedua Majapahit Jayanegara keluar dari istana mengungsi mengamankan diri kedesa bernama Desa Badender. Siapa pun tidak boleh datang melihat Raja kecuali orang -orang yang telah dipercaya Gajah Mada karena demi keamanan Raja.

Langkah selanjutnya Gajah Mada berhasil membunuh otak pemberontakan yaitu Ra Kuti dan Raja dapat kembali ke Istana dengan keadaan selamat, jabatannya menjadi Patih dan Gajah Mada terus berpacu mengabdikan diri sepenuh hati untuk kejayaan Majapahit.

Seiring berjalannya waktu kewaktu Raja kedua yang tidak menikah itu Mangkat dan digantikan oleh Raja / Ratu ke 3 yaitu, Tribhuana Wijaya Tungga dewi.Pergolakan yang mengarah kepada pemberontakan.

Pada saat  itu semua dapat dipadamkan oleh Gajah mada seperti pemberontakan KETA dan SADENG,posisi jabatan Gajah Mada tetap sebagai Patih.

Setelah Ratu Tribhuana Wijaya Tungga Dewi turun tahta, posisinya digantikan oleh Hayam Wuruk adalah cucu kandung pendiri dan Raja pertama Majapahit yaitu Raden Wijaya.

Saat dilantik menjadi Raja ke 4 Majapahit berusia 16 tahun,dimasa itulah Majapahit tumbuh subur berkembang dan makmur menjadi kerajaan besar dan karier Gajah Mada pun naik tinggi sebagai Maha Patih Jabatan VVIP atau orang nomor 2 kerajaan setelah Raja.

Dimasa (era) kepemimpinan Hayam Wuruk Gajah Mada membentuk dan pencipta nama pasukan khusus bernama BHAYANGKARA bahasa sangsekerta, artinya, pengamanan pelindung atau penjaga keamanan Satu orang prajurit. Bhayangkara setara,dengan kekuatan 40O rang prajurit biasa,jumlah pasukan Bhayangkara 15 orang.15 orang setara dengan kekuatan  600 orang prajurit biasa.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *