Pemilik Pasar Tradisional di Langkat ” Ngadu ” ke Poldasu, Sering Diganggu Preman

Uncategorized111 views

 

LANGKAT, Trans Nzsantara–Pemilik Pasar Tradisional Stabat, Kabupaten Langkat, melapor ke Polda Sumatera Utara, atas kejadian kelompok preman yang mengganggu dan menghalang-halangi pekerja di Pasar Tradisional.

” Hari ini kamis 10 Agustus 2023 pekerja pasar yang kami tugaskan  di ganggu dan di halang-halangi oleh diduga preman pada saat melakukan aktivitasnya di pasar, ” ujar pemilik pasar kepada awak media di Stabat.

” Tadi pagi sekitar pukul 9.00 WIB saya bekerja seperti biasa tiba tiba saya di halangi di tarik- tarik dan di ancam oleh preman itu bang,” kata seorang pekerja Suhendrik saat dikonfirmasi awak media.

Informasi dihimpun, Pemilik Pasar Tradisional saat melaporkan  ke Polda Sumatera Utara di dampingi pengacaranya, Nomor Lapor LP/B/956/VIII/ 2023/SPKT/ POLDA SUMATRA UTARA .

Elida Waty selaku pemilik lahan pasar baru ( pasar tradisional ) Stabat, berharap Polda Sumut segera memproses laporan tersebut, dan membasmi para preman, agar pasar yang kami kelola dan masyarakat merasa aman dan tentram dalam menjalankan aktivitasnya.

( Tim/BS )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *