PALUTA,Trans Nusantara.co.id-Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Padang Lawas Utara menayangkan Talk Show Dialog Interaktif Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara yang mengangkat tema”Antisipasi Generasi Stunting di Kabupaten Padang Lawas Utara Guna Mencapai Indonesia Emas 2045″yang berlangsung di Ruang Live Streaming Dinas Komunikasi dan Informatika,Rabu (08/11/2023).
Talk Show Dialog Interaktif Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara mengundang narasumber yang memiliki peran penting dalam percepatan penurunan stunting yaitu Ganti Paruntungan Pulungan selaku Sekretaris Dinas P3AP2KB,Emmi Sari Pohan selaku Kabid Kesmas Dinas Kesehatan,Lili Diana Fitri selaku Kabid Advokasi,KIE,dan Pergerakan Dinas P3AP2KB, Putri Yuli selaku Pengelola Bina Kesejahteraan Dinas P3AP2KB,dan Bintang Boma Sekti Siregar selaku Technical Asisten Satgas Stunting Dinas P3AP2KB,yang dipandu oleh Kabid Komunikasi Publik Chairil Anhar Siregar,ST.MM,dan Fitri Yuliza,SE.
Generasi muda yang produktif dan unggul merupakan modal utama untuk mewujudkan Indonesia Emas di 2045. Oleh karena itu, stunting harus segera dicegah dan diatasi guna menciptakan generasi tersebut.
Ganti Paruntungan Pulungan selaku Sekretaris Dinas P3AP2KB mengatakan bahwa langkah konkret yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting dalam mengatasi masalah stunting menuju visi Generasi Emas 2045 yaitu dengan Surat Keputusan Bupati Padang Lawas Utara tentang Pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPSS) Tahun 2023,Surat Keputusan tentang Tim Audit Kasus Stunting Tahun 2023 dan Peraturan Bupati Padang Lawas Utara Nomor 27 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Stunting di Tingkat Pemerintahan Desa.
Emmi Sari Pohan selaku Kabid Kesmas Dinas Kesehatan mengatakan bahwa TPPS telah melakukan berbagai program dalam pencegahan stunting diantaranya dengan kegiatan Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting),penguatan PHBS,pelaksanaan MTBS,pelatihan tata laksana gizi buruk,edukasi PMBA,dan penguatan kapasitas kader untuk penyediaan PMT lokal di posyandu dalam rangka pencegahan stunting.
Lili Diana Fitri selaku Kabid Advokasi, KIE, dan Pergerakan Dinas P3AP2KB mengatakan upaya khusus untuk memonitor dan mengevaluasi program penanganan stunting dengan pencatatan dan pelaporan melalui 5 tematik pada quick wins (ketersediaan data,pendampingan TPK,minilok,AKS, konvergensi,PMT,dan BAAS.
Putri Yuli selaku Pengelola Bina Kesejahteraan Dinas P3AP2KB mengatakan bahwa inovasi atau program khusus yang berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gizi seimbang antara lain Peasting (Peduli Anak Stunting) dan Nuceting (Nutrisi Cegah Stunting). Bintang Boma Sekti Siregar selaku Technical Asisten Satgas Stunting Dinas P3AP2KB mengatakan dalam pencegahan stunting, Tim Percepatan Penurunan Stunting terus melakukan pendampingan di 388 Desa/Kelurahan dan pelaksanaan Dashat yang dilaksanakan di 56 desa lokus stunting selama 10 kali dalam stunting.
(Zpn)
