Pemvrop Sumut Gelar Dialog Interaktif Bersama Penggiat Media di Medan

Uncategorized104 views

MEDAN, Trans Nusantara.co.id –  Pemerintah Provinsi Sumatera.Utara menggelar kegiatan dialog interaktif bersama 300 orang lebih penggiat media ( Wartawan, Konten Kreator & Influencer ) dengan tema ” Kita Kawal Pemilu, ” dalam rangka menyukseskan Pemilihan Umum tahun 2024. Kegiatan tersebut dilakukan oleh Dinas Kominfo Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, jalan Diponegoro 30.Medan, Jumat ( 26/01/2024 ).

Kepala Dinas Kominfo Sumatera Utara dalam sambutannya, mengajak keterlibatan media dan penggiat media sosial untuk menciptakan Pemilu tahun 2024 yang kondusif dan damai, dan menyampaikan informasi Pemilu damai ke masyarakat. Dia menambahkan, peran media dan penggiat media sosial sangat penting dalam menyukseskan pemilu yang damai, selain itu ampuh dalam mengedukasi masyarakat.

PJ. Gubernur Provinsi Sumatera Utara, saat menyampaikan kata sambutan

Sementara itu,  Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Hassanudin yang turut hadir dalam kegiatan tersebut dalam sambutannya,  menitipkan beberapa pesan penting pada media dan penggiat sosial, antara lain media mesti mengedepankan liputan yang berimbang dan objektif, dan media mesti mengedepankan integritas dan profesionalisme.

” Jadilah agen perubahan dalam mendukung proses demokrasi dan hindari sensasionalisme yang dapat memicu konflik dan ketegangan, ” kata Hassanudin.

Lebih lanjut, Hassanudin menjelaskan, peran media dan pegiat media sosial sangatlah strategis dalam menyukseskan Pemilu. Media berperan memberikan informasi akurat dan terverifikasi, yang dapat mengedukasi masyarakat saat Pemilu.

Selain itu, momentum Pemilu dapat memperkuat pondasi kebangsaan Indonesia, untuk menjadi negara maju. Jika Pemilu 2024 berjalan lancar, maka akan menghasilkan pemimpin eksekutif dan legislatif yang berkualitas. Sebaliknya, apabila Pemilu tidak terkelola dengan baik, maka ada potensi persatuan dan kesatuan akan renggang.

Dia berharap, Pemilu dapat meningkatkan kualitas demokrasi Indonesia. Demokrasi berkualitas dapat menghasilkan keadilan, kemajuan dan kesejahteraan rakyat. “Untuk itu, antisipasi potensi tindakan provokatif dan fenomena disinformasi dapat dilakukan media.Pemprov Sumut siap bersinergi dengan media dan penggiat sosial, dalam menyebarkan informasi yang akurat, valid dan terverifikasi,” kata Hassanudin.

Media juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilu. Pada tahun 2019,   partisipasi pemilih masyarakat di Sumut sebesar 79,91%. Hassanudin berharap pada tahun 2024, angka tersebut meningkat.

Pada kesempatan itu, Pengamat Politik Arifin Saleh dalam paparannya, mengatakan, berdasarkan temuan Kementerian Komunikasi dan Informatika ada 2.882 sebaran konten hoaks. Arifin mengatakan hoaks meningkat selama masa kampanye Pemilu.

Dampak hoaks pada Pemilu,mulai dari mengaburkan realitas, membingungkan masyarakat, membodohi masyarakat, menghancurkan generasi muda, memicu konflik sosial, salah pilih anggota dewan, dan salah pilih presiden.

Dalam paparannya, ada beberapa cara melawan dan menghindari hoaks; di antaranya tidak langsung menyebarkan informasi yang diterima, memeriksa kebenaran informasi dengan memeriksa sumber informasi resmi, dan mempelajari lebih dulu apakah informasi tersebut bermanfaat jika disebarkan.

“Semua pihak, media, instansi pemerintahan, ormas, LSM harus turun tangan mendorong pendidikan digital, pemerintah harus melibatkan wartawan dan pengelola media dalam pendidikan politik pada masyarakat, ” ungkap Arifin Saleh, yang juga Dekan FISIP UMSU.

Turut hadir, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Asisten Administrasi Umum Lies Handayani, Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan Effendy Pohan, mewakili Kapolda, Karo OPS Polda Sumut Kombes Pol Viktor Togi Tambunan, mewakili Pangdam I BB, Brigjen TNI Refrizal, dan undangan lainnya. ( Hisar LG ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *