Medan, Trans Nusantara ; Ratusan Masyarakat Taat Hukum Medan Kota menggelar aksi demo di Kantor Camat Medan Kota, terkait pembangunan perubahan Ex Garuda Plaza Hotel Medan, Rabu ( 7/2/2924 ). Dalam.hal ini ini sebelumnya Dinas PKPCKTR Kota Medan, sudah menerbitkan Surat peringatan ke II kepada pihak Hotel.
Berkaitan hal itu, Koordinator aksi Rija Afdillah dalam orasinya meminta kepada Penanggung Jawab bangunan atau pemilik bangunan ex garuda plaza hotel untuk menghentikan kegiatan perubuhan bangunan tersebut.
” Tak ada yang kebal hukum, sudah terima SP 2 dari Dinas PKPCKTR Kota Medan, tapi kegiatan pembangunan perubuhan terus berlanjut, artinya sama dengan melecehkan Pemko Medan,” ungkapnya, Rabu (7/2/2024).

Ratusan Massa Aksi demo di bawah komando Riza menyampaikan tuntutan sebagai berikut :
1. Meminta kepada pemilik/penanggung jawab bangunan Ex Garuda Plaza Hotel agar menghentikan pekerjaan kegiatan pembangunan.
2. Meminta kepada Camat Medan Kota agar melakukan pengawasan terhadap.bangunan bermastalah yang berada diwilayahnya.
4. Berdasarkan UU No 28 Tahun 2022 Tentang Bangunan Gedung, meminta kepada Pemerintah Kota Medan memerintahkan pemilik bangunan menghentikan aktifitas pekerjaan pembangunan perubuhan Ex.Garuda Plaza Hotel.
Koordinator aksi Riza Afdillah mengungkapkan pemilik bangunan mengerjakan bangunan perubuhan ex garuda plaza hotel menggunakan alat berat. Akibat penggunaan alat berat tersebut sangat berdampak bagi lingkungan sekitar, seperti banyak debu sehingga polusi udara tidak baik untuk masyarakat sekitar gedung. Selain itu material bangunan yang di angkut oleh truk berserakan di jalan, hal ini sangat membahayakan pengguna jalan.
Para pendemo disambut oleh Sekcam Medan Kota, dan Kasi Trantib Kecamatan dan Kelurahan, setelah berorasi selama sekitar 30 menit di depan kantor Camat Medan Kota.
Pada kesempatan itu, Pihak Trantib Kecamatan mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak garuda plaza hotel untuk segera menghentikan kegiatan pekerjaan bangunan.
Sementara itu, Rija Afdillah koordinator Aksi sangat kecewa dengan sikap Camat.Medan Kota yang tidak hadir, kesannya menghindari aksi demo.
” Aksi akan digelar kembali dengan massa yang lebih besar, jika tuntutan kami tidak ditindaklanjuti ” pungkasnya.
(Ahmad/Trans Nusantara)
