Polsek Medan Kota Amankan Security Penganiaya Seorang Pengemis.

 

Medan – Transnusantara.co.id – Korban Pengemis Babak belur Dianiaya Security di seputaran Pasar Simpang Limun.

Pengemis yang mengalami nasib tragis karena dianiaya oleh Oknum security di Pasar Simpang Limun Medan Minggu, 27/06/2021.

Pada kejadian tersebut sempat jadi tontonan bagi warga masyarakat yang melintas.

Tanpa belas kasihan oknum security MT (47) tega, menganiaya hingga babak belur tanpa perlawanan.

Pelaku MT (47) yang bekerja sebagai security bertindak brutal mengandalkan sikap ototnya membuat kondisi pengemis hingga nyaris pingsan.

Penganiayaan seorang pengemis di Pasar Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja, Medan sempat viral di media sosial, Namun hal tersebut, petugas Polsek Medan Kota akhirnya menciduk MT sebagai tersangka.

Tindakan brutal oknum security MT, warga Jln Selamat Gg Horas No. 8 T Kelurahan Sitirejo III, Kecamatan Medan Amplas, sempat mendapat kecaman warga karena dinilai kurang manusiawi.

Tidak berapa lama, kemudian petugas Sat Reskrim Polsek Medan Kota langsung bergegas cepat ke TKP mengamankan pelaku di Pasar Simpang Limun.

Petugas Kepolisian dari Polsek Medan Kota berhasil mengamankan pelaku penganiyaan tanpa ada melakukan perlawanan.

Selanjutnya tersangka langsung dibawa ke Mako Polsek Medan Kota, guna untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Medan Kota, Kompol M. Rikki Ramadhan SIK MH, kepada wartawan membenarkan telah mengamankan security pasar Simpang Limun yang di ketahui sebagai pelaku penganiayaan terhadap seorang pengemis.

Pelaku sudah kita amankan di Mapolsek Medan Kota, untuk kami mintai keterangan, “ungkap Kapolsek.

Selain warga, sejumlah pedagang Pasar Simpang Limun Medan, mengaku senang petugas telah menciduk pelaku.

Sementara pelaku yang bekerja sebagai security dinilai arogan dan kurang manusiawi.

Dia seorang pengemis tak bermaksud melawan security, dan tak pula sepantasnya main hakim sendiri dipukuli begitu saja, saya setuju satpam itu ditangkap polisi, biar dia jera hingga bisa bedakan manusia dengan hewan, “ujar salah seorang yang setiap pagi hari berjualan sayuran di pajak tersebut. (Hisar LG).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *