MADINA, Transnusantara.co.id–Seorang ibu bernama Nurhabibah yang melahirkan di Rumah Sakit Permata Madina Kabupaten Mandailing Natal tertahan tidak bisa keluar dari Rumah Sakit diduga belum melunasi biaya operasi dan biaya perawatan medis selama di Rumah Sakit.Terkait hal tersebut Camat Lingga Bayu Edy Ikhsan Lubis,SH, meminta kepada Lurah Tapus agar membantu dan secepatnya menyelesaikan masyalah ini.
Nurhabibah dan suaminya adalah warga Kelurahan Tapus Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal. Suami Nurhabibah Diswar Efendi saat di konfirmasi awak media di Rumah Sakit Permata Madina pada Rabu (02/10/2024) mengatakan, istrinya tertahan tidak bisa keluar dari Rumah Sakit karena belum bisa melunasi biaya perawatan selama di Rumah Sakit.
” Saat ini sangat mengharapkan uluran tangan family, sahabat, kerabat, dan para dermawan untuk membantu biaya agar bisa melunasi biaya perobatan di Rumah Sakit Permata Madina,” ujarnya.
Camat Lingga Bayu Edy Ikhsan Lubis SH saat dikonfirmasi awak media pada Rabu pagi (02/10/2024) mengatakan, beliau sudah dapat kabar dan sudah memerintahkan Lurah Tapus Rahmad Rajuddin Nasution S.Pd, untuk menyelesaikan masyalah ini,” ujarnya.
Dia meminta kepada pihak kesehatan Kecamatan agar tetap berkoordinasi dengan pihak pemerintah Kelurahan dan desa kecamatan Lingga Bayu agar sama -sama melakukan pembinaan terhadap warga masyarakat, jangan terjadi lagi hal surat menyurat Warga seperti KTP, KK dan BPJS. Kepada seluruh masyarakat agar tetap berkonsultasi dengan bidan desa setempat, dalam hal kesehatan
Camat Lingga Bayu berharap, kepada seluruh elemen masyarakat dan juga para pejabat yang ada di Kabupaten Mandailing Natal agar bisa menyisihkan sebagian harta yang dimilikinya untuk membantu warga kelurahan Tapus yang sedang membutuhkan bantuan.
(AH)
