PALUTA,Trans Nusantara.co.id-Truk bermuatan berat Nopol BK 9888 HO, terbalik menimpa minibus Daihatsu Xenia Nopol BK 1105 YM,Kecelakaan terjadi di jalan Simpang Bragas-Simangambat,di sekitaran dekat Desa Sionggoton,Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta),Sumatera Utara,Rabu,(21/05/2025) sekitar Pukul 18.30 wib.

Kejadian naas tersebut tidak ada memakan korban jiwa,kejadian terjadi disinyalir akibat kondisi jalan penghubung Ibukota Kabupaten Padang Lawas Utara,Kecamatan Simangambat-Simpang Baragas itu sangatlah memprihatinkan kondisinya.
Parahnya lagi,kecelakaan yang menimpa korban tersebut,yang merupakan warga Desa Ujung Gading,Kecamatan Simangambat,sedang membawa dan ingin mengantar tabung oksigen orang sakit,akibat kejadian tersebut tabung oksigen yang dibawa mobil Daihatsu Xenia tersebut tidak sampai kepada saudara yang sakit atau abangnya yang sedang sakit parah tak tertolong lagi dan meninggal dunia.
Menanggapi kejadian tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Paluta,Komisi I,H. Hafrino Nagasakti Harahap,SE yang turun langsung ke lokasi kejadian turut prihatin melihat kondisi jalan Simpang Bragas -Simangambat yang mana telah beberapa kali terjadi kecelakaan lintas dan memakan Korban akibat buruknya Kondisi jalan tersebut.
“Saya pribadi turut prihatin atas kejadian yang terjadi malam dinihari tadi di jalan Simpang Bragas-Simangambat, tentu ini menjadi perhatian dan sorotan kita bersama atas kondisi jalan yang sangat memperihatinkan, yang mana telah sering terjadi lakalantas di Jalan ini dan sudah banyak memakan korban,”ungkap Politisi Partai Bulan Bintang Tersebut kepada awak media,Kamis (22/05/2025).
Hafrino menjelaskan bahwa Perusahaan yang berlokasi di Kecamatan Simangambat, yakni PT ANJ, PT SSN, dan PT Wonorejo, harus bertanggung jawab atau berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Paluta tepatnya dinas terkait, atas kondisi jalan lintas Simpang Bragas-Simangambat yang kondisinya sebenarnya sudah tidak layak dilalui oleh kendaraan, diketahui jalan tersebut merupakan akses truck bermuatan berat keluar masuk Perusahaan tersebut,yang mengakibatkan jalan berlobang dan rusak parah.
“Kami dari Dapil Simangambat Ujungbatu sudah beberapa kali mengajukan perbaikan Jalan ini ke Dinas Terkait, dan kami juga meminta kepada Perusahaan PT ANJ, PT SSN, PT. Wonorejo agar kiranya bertanggung jawab berkolaborasi dengan Pemkab Paluta untuk merawat dan memperbaiki kondisi jalan ini, sudah sangat sering memakan Korban, dan saya melihat kondisi jalan ini sudah hancur lebur akibat Mobil truk bermuatan berat dari Perusahaan-perusahaan itu,”tegas beliau.
Lebih lanjut, Hafrino juga menambahkan selain Perusahaan, Pemkab Paluta tepatnya Dinas terkait juga harus segera melakukan tindakan atau perbaikan jalan Simpang Bragas-Simangambat tersebut, yang mana diketahui bersama, Kecamatan Simangambat merupakan Kecamatan Penyumbang Pendapatan Daerah Asli (PAD) terbanyak di Kabupaten Paluta.
“Dinas terkait dari Pemkab harus segera turun dan melihat kondisi jalan ini,jalan ini merupakan jalan tanggung jawab Kabupaten, sudah bertahun-tahun kondisi jalan ini sangat memprihatinkan dan tidak layak dilalui, jangan sampai ada korban lagi kedepan, untuk itu, harapan saya Dinas Terkait harus segera melakukan tindakan untuk memperbaiki Jalan ini, turun langsung kelokasi,”tambahnya.
“Untuk itu saya mohon perhatian dan peran pemerintah maupun perusahaan perusahaan yang ada di sekitaran Kecamatan Simangambat agar memperbaiki dengan serius perbaikan jalan Simpang Baragas menuju Kecamatan Simangambat,agar tidak terjadi lagi korban korban berikutnya,kita tau ini menjadi pelayanan dasar yang harus terpenuhi kepada masyarakat,kondisi jalan apakah rusak atau bagus sangat mempengaruhi terhadap pertumbuhan dan kemudahan ekonomi masyarakat,sementara selama ini kami melihat baik pemerintah daerah maupun perusahaan perusahaan belum maksimal menuntaskan hal pelayanan tersebut untuk masyarakat,khususnya di Kecamatan Simangambat,”pintanya.
(Zpn)
