Medan Polonia, SUMUT, TransNusantara.co.id — Sanggar Satrio Singo Lodayah, kelompok seni kuda kepang yang berdiri sejak tahun 2019, merayakan Hari Ulang Tahun ( HUT ) ke-6 dengan penuh kemariahan, pada Minggu ( 20/10/2025 ).
Acara berlangsung di Pelataran Posko Kampung Tangguh Bersih Narkoba jalan Polonia Starban, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan Sumut, dihadiri para seniman, tokoh masyarakat, dan ratusan warga yang antusias menyaksikan pertunjukan khas budaya Jawa tersebut.

Perayaan dimulai dengan doa bersama, kemudian pemotongan kue bolu dan tiup lilin, sebagai rasa syukur atas perjalanan enam tahun sanggar dalam melastarikan seni tradisional kuda kepang di wilayah Medan Polonia.
Setelah itu berbagai atraksi kesenian ditampilkan, mulai dari tari pembuka, musik gamelan, hingga pertunjukan kuda kepang yang memukau penonton.
Ketua Sanggar Singo Lodayah, Muchlis dalam sambutannya mengatakan bahwa peringatan HUT ini bukan sekedar perayaan, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi antar anggota dan masyarakat pencinta budaya.
” Kami berharap kesenian kuda kepang terus diminati generasi muda agar tidak punah di telan jaman,” ungkapnya kepada TransNusantara disela-sela kegiatan HUT.
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat setempat ibu Nurhasanah, mengapresiasi kegiatan ini karena mampu menjaga warisan budaya leluhur sekaligus memperkuat kebersamaan warga.
” Seni tradisi seperti ini perlu terus dijaga. Sanggar Satrio Singo Lodayah telah memberi contoh bagaimana budaya lokal bisa tetap hidup dan dicintai masyarakat.” Pungkasnya.
( M.Fiqri Tanjung/TransNusantara )
