Medan – Transnusantara.co.id – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Medan, Fonika Affandi, melakukan kerjasama dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan terkait kesetaraan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Jumat (06/02/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Kota Medan, Jumat ( 6/2)2026 ) tersebut langkah strategis memperkuat akses pendidikan formal dan nonformal bagi warga binaan, sebagai bagian dari program pembinaan berkelanjutan di Lapas Kelas I Medan.
Turut hadir dalam oertemuan itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Medan, Kepala Bidang Pembinaan, Kepala Seksi Bimkemas, serta sejumlah staf dari kedua instansi.
Kalapas Kelas I Medan memperkenalkan jajaran dan menyampaikan komitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan melalui jalur pendidikan.
Ia mentebut bahwa pendidikan merupakan salah satu pilar penting dalam proses pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan dalam sambutannya menyambut baik inisiatif kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung pelaksanaan program PKBM dan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di lingkungan Lapas Kelas I Medan, sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
Pembahasan difokuskan pada aspek administratif dan teknis pelaksanaan kerja sama, termasuk skema penyelenggaraan pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C bagi warga binaan.
Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kesempatan pendidikan yang merata serta meningkatkan kompetensi dan bekal kemandirian bagi warga binaan setelah menjalani masa pidana.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan plakat oleh Kalapas Kelas I Medan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan sebagai simbol sinergi dan komitmen bersama, dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Melalui pertemuan ini, Lapas Kelas I Medan berharap terwujud kolaborasi yang berkelanjutan dengan Dinas Pendidikan Kota Medan dalam mendukung program pembinaan berbasis pendidikan, sejalan dengan tujuan pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada masa depan warga binaan.
(Hisar LG).
