Jalan Jembatan Merah-Simpang Gambir Segera Diperbaiki, Bupati Madina Apresiasi Gubsu

 

Panyabungan, Transnusantara–  Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mengucurkan anggaran sebesar Rp36,5 miliar untuk perbaikan ruas jalan Jembatan Merah – Simpang Gambir di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan pengerjaan direncanakan pada Juni 2026.

Hal tersebut disampaikan Bupati Madina H. Saipullah Nasution dalam konfrensi pers di ruang kerjanya, Komplek Perkantoran Payaloting, Panyabungan, pada Jumat, 24 April 2026.

“Provinsi akan mengucurkan dana sebesar Rp36,5 miliar untuk perbaikan jalan dari Jembatan Merah sampai Simpang Gambir, yang di dalamnya antara lain perbaikan Jembatan Inumon 1 dan Inumon 2,” kata Saipullah didampingi Pj. Sekda Afrizal Nasution, Kadis PUPR Akhmad Faizal, Kadis Kominfo Rahmat Hidayat Dalimunthe, serta Kasatpol PP dan Damkar Yuri Andri.

Bupati menjelaskan, anggaran tersebut termasuk untuk pembangunan dek jalan yang tergerus akibat luapan sungai pada akhir November 2025. Selain itu, jalan-jalan yang amblas juga turut diperbaiki.

Tak hanya ruas jalan tersebut, Pemprovsu juga menyiapkan anggaran sebesar Rp3 miliar untuk perbaikan ruas jalan Simpang Ulupungkut – Simpang Banyak.

“Kemudian pekerjaan berikutnya adalah di daerah Ulu Pungkut yang pada masa bencana kemarin juga terjadi longsor, akan dilakukan dengan DAM juga atau sebagian dengan bronjong, sehingga nanti akses jalan dari Kotanopan menuju Ulu Pungkut akan kembali normal,” jelas Saipullah.

Atas hal tersebut, Bupati Saipullah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gubsu Muhammad Bobby Afif Nasution yang telah menyiapkan anggaran untuk perbaikan dua jalan itu.

“Tentu kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur yang begitu besar perhatiannya kepada Madina agar bagaimana akses masyarakat secara sosial, pendidikan, perekonomian tetap maksimal,” sebut dia.

Saipullah berharap perbaikan dua ruas jalan ini rampung secepatnya sehingga akses vital tersebut bisa segera dimanfaatkan masyarakat seperti sedia kala. “Sehingga pergerakan kita untuk menempuh ke Natal itu yang saat ini sudah mencapai empat sampai lima jam, kembali mungkin ke dua sampai tiga jam,” pungkas Bupati.

( Suleman Hsb )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *