Medan – Transnusantara.co.id – Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan menggelar kegiatan Pelatihan Dasar Gawat Darurat di Aula Gedung II Lantai 2 Lapas Kelas I Medan, Selasa, (12/05/26), pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia Kota Medan.
Kegiatan ini diikuti oleh 9 pegawai tenaga medis, 42 warga binaan, serta kader kesehatan, untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan dalam penanganan kondisi kegawatdaruratan.
Dalam sambutannya, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan Fonika Affandi menyampaikan pentingnya pemahaman dasar penanganan gawat darurat bagi petugas maupun warga binaan sebagai langkah cepat dan tepat dalam menghadapi situasi darurat.
Ia menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Lapas Kelas I Medan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta kesiapsiagaan sumber daya manusia di lingkungan Pemasyarakatan.
Menurutnya, kemampuan dasar penanganan gawat darurat sangat penting dimiliki sebagai upaya memberikan pertolongan pertama secara cepat, tepat, dan efektif saat terjadi kondisi darurat.
Instruktur dari tim Palang Merah Indonesia Kota Medan memberikan materi serta praktik penanganan gawat darurat kepada seluruh peserta.
Pelatihan berlangsung interaktif dengan praktik langsung guna meningkatkan pemahaman peserta terhadap prosedur penanganan pertama pada kondisi darurat.
Melalui kegiatan ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta kesiapsiagaan sumber daya manusia dalam mendukung terciptanya lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tanggap, dan humanis.
(Hisar LG).
