Pemkab Madina Siapkan Lahan 6,1 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

 

MANDAILING NATAL, Transnusantara.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) menyiapkan lahan seluas 6,1 hektare untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di daerah tersebut.

Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution, memimpin rapat koordinasi percepatan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Aula Kantor Bupati Madina, Kompleks Perkantoran Payaloting, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kamis (20/8/2026).

Dalam rapat tersebut, Atika mengatakan sejumlah persyaratan administratif telah dipenuhi, termasuk sertifikat lahan. Namun, masih terdapat beberapa dokumen yang perlu segera diselesaikan.

“Beberapa persyaratan sudah kita penuhi, seperti sertifikat lahan. Tapi, ada juga yang belum. Kami upayakan semuanya selesai secepatnya, maksimal akhir Agustus 2026,” kata Atika.

Menurutnya, lahan yang disiapkan Pemkab Madina memiliki luas 6,1 hektare. Luasan tersebut melebihi persyaratan minimal yang ditetapkan Kementerian Sosial, yakni lima hektare.

“Kondisi lahan sudah oke. Luasnya 6,1 hektare. Ini sudah melebihi standar minimal dan lokasinya strategis untuk akses anak-anak,” ujarnya.

Atika menambahkan, Pemkab Madina terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk menyelesaikan sejumlah hal yang berada di luar kewenangan pemerintah daerah, termasuk persoalan perizinan lingkungan.

“Untuk hal yang bisa diselesaikan di daerah akan dikebut. Sementara, yang butuh dukungan pusat akan kami laporkan. Jangan sampai karena satu berkas, pembangunan SR di Madina tertunda,” tegasnya.

Pemkab Madina menargetkan seluruh persyaratan yang menjadi kewenangan daerah dapat dituntaskan paling lambat pada akhir Agustus 2026, sehingga persiapan pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai tahapan.

( Ahmad Suleman )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *