PALUTA, Trans Nusantara.co.id- Desa Batang Pane I, Kecamatan Halongonan Timur, Padang Lawas Utara ( Paluta ) menorehkan prestasi gemilang dengan berhasil menembus 6 (enam) besar dalam Lomba Desa Terbaik Pelaksana Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026.
Atas pencapaian tersebut, desa ini secara resmi menjalani tahap penilaian dan evaluasi langsung oleh Tim Penilai Provinsi Sumatera Utara, Rabu (23/9/2026).
Acara evaluasi yang berlangsung di Desa Batang Pane I ini dihadiri oleh Tim Penilai dari Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Muhammad Syukur Harahap dari Pokja IV dan Enda Mora Dalimunthe dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.
Kehadiran tim provinsi disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara beserta jajaran. Bupati Padang Lawas Utara, H. Reski Basyah Harahap, tampak diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Eva Sartika Siregar, S.H., M.Kn. Sementara itu, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Padang Lawas Utara, Ny. Refina Reski Basyah Harahap, diwakili oleh Staf Ahli I PKK, Ny. Ida Purnamasari Basri Harahap. Turut hadir dalam acara ini jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, pimpinan OPD, para camat, kepala puskesmas, tokoh masyarakat, alim ulama, serta para kader PKK, Dasawisma, dan Kader Kesling.
Sebagai tuan rumah, Kepala Desa Batang Pane I, Satriawan, S.E., turut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas kehadiran tim penilai. Senada dengan semangat seluruh masyarakat desa, ia menaruh harapan besar pada evaluasi ini.
“Kami sangat bersyukur dan bangga Desa Batang Pane I bisa mencapai titik ini. Tentu kami berharap tim penilai dari provinsi dapat memberikan penilaian yang sebaik-baiknya atas segala upaya, inovasi, dan kerja keras yang telah dilakukan oleh seluruh warga kami dalam menerapkan hidup bersih dan sehat,” ujar Satriawan.
Dukungan penuh juga mengalir dari Pemerintah Kabupaten. Dalam sambutan tertulis Bupati Padang Lawas Utara yang dibacakan oleh Asisten III Eva Sartika Siregar, ditekankan bahwa penerapan PHBS memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar kompetisi.
“Pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada hakikatnya bukan sekadar kegiatan yang dilaksanakan untuk memenuhi indikator penilaian ataupun untuk mengikuti sebuah perlombaan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa esensi dari kegiatan ini adalah upaya membangun kesadaran dan kebiasaan masyarakat agar hidup lebih sehat, serta menciptakan lingkungan yang bersih, aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Hal senada juga ditekankan oleh Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Ny. Kahiyang Ayu Bobby Afif Nasution, dalam sambutan yang dibacakan oleh perwakilan tim penilai, Muhammad Syukur Harahap. Ia menekankan bahwa evaluasi ini bukan sekadar ajang penilaian hasil akhir, namun merupakan momen untuk melihat sejauh mana kebiasaan baik tersebut telah tumbuh dan menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat.
“Kita ingin melihat program yang tidak hanya terlihat baik pada saat dilakukan penilaian, tetapi program yang dijalankan secara konsisten, melibatkan masyarakat, didukung oleh pemerintah desa atau kelurahan, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan lingkungan,” tegasnya mengutip arahan Ny. Kahiyang Ayu.
Ia juga menyoroti bahwa pada tahun ini, evaluasi pelaksanaan PHBS dan LBS melibatkan 6 nominasi kabupaten dan 3 nominasi kota. “Evaluasi ini bukan hanya untuk melihat hasil, tetapi juga untuk melihat kerja nyata, keterlibatan masyarakat, inovasi, serta keberlanjutan program di masing-masing daerah,” tambahnya.
Beliau pun mengajak seluruh elemen untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk saling belajar dan memperkuat praktik-praktik baik dalam mewujudkan keluarga dan lingkungan yang bersih serta sehat di Sumatera Utara.
Pesan edukatif dari TP PKK Padang Lawas Utara melalui sambutan yang dibacakan oleh Ny. Ida Purnamasari juga menggarisbawahi pentingnya keluarga sebagai titik tolak. Pembiasaan pola hidup sehat harus berawal dari unit terkecil, karena keluarga yang sehat merupakan aset dan modal utama pembangunan di masa depan yang harus terus dijaga dan ditingkatkan kesehatannya.
Keberhasilan Desa Batang Pane I menembus jajaran desa terbaik se-Sumatera Utara ini diakui sebagai buah dari proses panjang, kerja keras, dan gotong royong seluruh elemen masyarakat. Peran aktif dari Kader Dasawisma dan Kader Kesling dinilai sebagai ujung tombak dalam menggerakkan kepedulian warga terhadap lingkungan sekitarnya.
Sebagai penutup, pihak TP PKK Padang Lawas Utara juga berpesan agar warga tidak cepat berpuas diri. “Kepada seluruh pengurus PKK, kader, dan warga masyarakat, saya berpesan agar semangat menjaga kebersihan ini tidak berhenti pada hari penilaian saja. Jadikan pola hidup bersih sebagai kebiasaan yang melekat selamanya demi kesehatan anak cucu kita,” pungkasnya.
(Sumber Diskominfo Paluta)
(Zpn)
