Mandailing Natal – Transnusantara.co.id – Mengantisipasi potensi pohon tumbang di tengah cuaca ekstrem dan meningkatnya curah hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan penebangan pohon besar di pinggir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Bonan Dolok, Kecamatan Siabu, Sabtu (31/10/2026).
Penebangan pohon yang dinilai sudah rapuh dan berpotensi tumbang tersebut dipimpin langsung Kepala BPBD Madina, Muksin NST, S.Sos., didampingi Kepala Desa Bonan Dolok bersama perangkat desa.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan karena kondisi pohon yang sudah besar dan rapuh dinilai berisiko tumbang apabila terjadi hujan deras disertai angin kencang. Kondisi itu dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat.
Proses penebangan dilakukan secara gotong royong dengan memperhatikan keselamatan dan pengamanan arus lalu lintas. Area sekitar pohon terlebih dahulu diamankan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama pekerjaan berlangsung.
Kepala BPBD Madina, Muksin NST, S.Sos., mengatakan bahwa penebangan tersebut merupakan langkah preventif untuk melindungi masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.
“Kita lakukan penebangan ini karena pohon sudah sangat besar dan posisinya di pinggir Jalinsum. Kalau tumbang saat hujan, sangat berbahaya bagi pengendara. Ini demi keselamatan masyarakat,” ujar Muksin.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Bonan Dolok, Muhamad Jamal, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPBD Madina atas respons terhadap kekhawatiran masyarakat.
“Terima kasih banyak kepada BPBD Madina dan Pak Muksin NST yang sudah cepat tanggap. Pohon ini memang sudah lama kami khawatirkan, apalagi sekarang musim hujan. Sekarang pengendara jadi lebih aman,” ucapnya.
Dengan dilakukannya penebangan tersebut, diharapkan potensi bahaya pohon tumbang di sekitar lokasi dapat dihindari sehingga keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas di Jalinsum Siabu tetap terjaga.
(Ahmad Sulaiman)
