KADISDIK BATU BARA ILYAS SITORUS SE,M.Pd GELAR FORUM GROUP DISKUSI TERKAIT PELAYANAN PUBLIK

Penulis : Nopel Harahap Kabiro Batu Bara

Batu Bara,
TransNusantara.co.id

Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara adalah salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD),
di lingkungan pemerintah Kabupaten Batu Bara
sebagai penyelenggara pelayanan publik.

Dalam hal ini, tentu diperlukan serangkaian instruksi tertulis yang di bakukan mengenai berbagai proses penyelenggaraan administrasi perkantoran yang berisi cara melakukan pekerjaan, waktu pelaksanaan, tempat penyelenggaraan dan petugas yang berperan dalam kegiatan di maksud.
Dengan sebutan lain,
adalah sistim yang di susun untuk memudahkan dan menertibkan pekerjaan.

Sistim ini berisi urutan
proses, melakukan pekerjaan dari awal sampai ahir, itulah yang disebut SOP
(Standar Operasional Prosedur).
Hal ini disampaikan Ilyas sitorus saat memimpin Fokus Group Discusion (FGD)
bersama pejabat di lingkungan dinas pendidikan Batu Bara,
serta pemerhati pendidikan dan layanan publik, bertempat di Aula Disdik Batu Bara,
Perupuk, Kamis ( 20/05/21 ).

Masih menurut Ilyas, yang akrab di panggil Ncek ini, FGD siang ini fokus membahas tentang SOP, atau merupakan dokumen
yang berisi serangkaian instruksi
tertulis, yang di bakukan mengenai berbagai proses penyelenggaraan administrasi perkantoran,termasuk bagaimana cara melakukan pekerjaan ,waktu pelaksanaan, tempat penyelenggaraan dan siapa yang berperan dalam kegiatan tersebut.

Singkatnya SOP adalah pedoman yang memberikan petunjuk tentang urutan
langkah langkah dalam pelaksanaan
pekerjaan.
Semuanya ini adalah untuk mendorong kepatuhan kepada pemerintah daerah
khususnya OPD/Dinas
dalam menyusun,
menetapkan, dan mempublikasikan standar pelayanan publik, sebagai acuan dalam penyelenggaraan pelayanan publik ,ujar pria yang sosial ini.

Ilyas juga sangat mengharapkan
dukungan semua pihak ,agar layanan ini
berjalan seperti yang di harapkan, karena Unit Layanan ini ini akan melayani kebutuhan tamu atau masyarakat yang membutuhkan pelayanan berkaitan dengan pendidikan.
Nantinya tamu akan menanti atau menunggu sejenak, di ruang yang telah di siapkan, dan pejabat atau petugas yang berkaitan dengan urusan tersebut,akan langsung membantu nya.

Selain itu, Kadisdik juga menyampaikan bahwa tujuan pembuatan SOP adalah menjelaskan perincian atau standar yang tetap,
mengenai aktivitas pekerjaan berulang ulang, diselenggarakan dalam satu organisasi,
sehingga konsistensi
dalam kinerja sekaligus sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan tertentu, bagi sesama pekerja dan supervisor/pengawas,
serta menghindari dan mengurangi konflik keraguan duplikasi,serta pemborosan dalam proses pelaksanaan
kegiatan.

Dengan perkataan lain tujuan SOP ini, adalah merupakan parameter
untuk menilai mutu
pelayanan dan lebih
menjamin penggunaan tenaga,
dan Sumber Daya Manusia (SDM), secara efesien dan efektif, serta menjelaskan alur tugas wewenang dan tanggung jawab dari petugas yang terkait
sebagai dokumen, yang akan menjelaskan dan bila terjadi suatu kesalahan administratif, SOP ini akan bisa memberikan perlindungan bagi
organisasi dan petugas, pungkas Ilyas yang selalu energik ini.

Lebih lanjut dijelaskan, fungsi SOP selain memperlancar tugas petugas dan pegawai atau tim unit
kerja, juga sebagai dasar
gakum apabila terjadi penyimpangan dapat di ketahui dengan jelas hambatan hambatan nya, dan mudah di lacak. Kemudian mengarahkan petugas untuk, sama sama disiplin dalam bekerja,
dan sebagai pedoman utama dalam melaksanakan pekerjaan rutin, tambah Ilyas yang mantan Kabiro Humas
/Protokoler Pempropsu ini.

SOP akan bermamfaat sebagai
penetapan tertulis,
mengenai apa yang harus dilakukan, kapan dimana dan di buat, untuk menghindari terjadinya variasi dalam proses pelaksanaan kegiatan
oleh pegawai, yang akan membantu kinerja organisasi
/instansi, pemerintah secara keseluruhan.
SOP ini juga akan membantu staf menjadi lebih mandiri,
dan tidak tergantung pada intervensi pimpinan sehingga akan mengurangi keterlibatan pimpinan dalam proses kerja sehari harinya.

Dalam kegiatan itu, selain Kadisdik
Batu Bara, juga hadir Sekertaris Disdik Batu Bara, Datwinson Tumanggor,
Kabid Dikdas Basrah,
Kabid GRK Ruslan,
Ketua MKKS SMP
Tobok, S,
Kabid Kabid di lingkungan Disdik Batu Bara,
Kasubag/Kasi Disdik,
unsur PGRI,dan Korwas Solihin,
Korwil, Pengawas dan Penilik Se Kabupaten Batu Bara,
serta perwakilan UPTD SD,dan SMP. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *