RAZALI HUSIN SANG MOTIVATOR, SEBAGIAN HIDUPNYA DICURAHKAN KEPADA GERAKAN PRAMUKA

Penulis : Nopel Harahap

Ka. Biro Batu Bara

Transnusantara.co.id-
Batu Bara,
Ramah tamah, santun dan bersahabat
itulah kesan yang muncul saat Transnusantara.co.id, bertemu dengan Kak Razali Husin, usai acara Musran Kwaran,pemilihan ketua dan pengurus Kecamatan Datuk Tanah Datar, Batu Bara, di UPTD SD Negeri 10, Bangun Sari, pekan lalu.

Beliau sosok yang sudah malang melintang, dan telah mengantongi jam terbang tinggi di dunia kepramukaan dan menjadi motivator bagi insan insan tunas kelapa di Kabupaten Batu Bara ini.

Menurutnya, beliau aktif di pramuka sejak kanak kanak, di awali dari tingkat Siaga
tahun 1975-1976
Penggalang (remaja)
tahun 1977 – 1979
Penegak (dewasa)
tahun 1980 – 1984
Pembina siaga
tahun 1987 – 2000
Pembina Penggalang
tahun 2000 – 2010
Pembina Penegak
tahun 2010 -2016
Pelatih di Kwarcab Asahan
tahun 2005 – 2008
Sekertaris Kwarcab Batu Bara
tahun 2008 s/d sekarang.

Ide, gagasan dan konsep pemikirannya, turut memajukan dan membesarkan gerakan pramuka di kabupaten Batu bara, yang merupakan
hasil pemekaran dari Kabupaten induk ASAHAN.

Kegigihan, keuletan dan keiklasannya mencurahkan tenaga dan pikiran di dunia gerakan pramuka,
mengantarkannya tetap di amanahkan oleh Muscab Kwarcab Batu Bara, untuk tetap memegang jabatan sebagai sekertaris Kwarcab Batu Bara, yang sudah di jabatnya sejak tahun 2008.

Pengabdian, dedikasi dan loyalitas, dari pria ayah dari tiga orang putra ini telah meraih penghargaan
berupa Lencana
Pancawarsa 1 s/d 6
Darma bakti dan
Melati.

Kak Razali Husin, sehari harinya bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara ( ASN ) di Pemerintah Kabupaten Batu Bara, sebagai Sekertaris Kecamatan ( Sekcam)
di Kantor Camat Laut Tador, Kecamatan pemekaran dari kecamatan induk Sei Suka.

Pria, yang lahir tahun 1964, suami dari Ginarsih ini, telah meraih penghargaan, atas pengabdian dan loyalitasnya kepada negara, dari
Presiden RI berupa
Satya Lencana X, XX dan XXX
serta 35 penghargaan tingkat daerah dan nasional.

Sosok yang lembut ini, tampak tetap penuh semangat baja, saat memandu jalannya acara musyawarah memilih ketua dan pengurus tingkat kecamatan di UPTD SD.negeri 10 Bangun Sari, baru baru ini.
Masih kata kak Razali, dunia kepramukaan adalah satu hobi yang rasa terpanggil mengabdi yang sudah tertanam berurat berakar dalam hatinya, dan tidak akan pernah luntur oleh derasnya hujan dan tidak pernah lekang oleh panasnya hujan.
Walau di dalam kepramukaan identik dengan melatih adik adik untuk tahan menderita, tahan susah, tidur di kemah yang beralaskan tikar biasa, kena hujan dan panas, tapi itulah seni ada kepuasan batin ketika kita iklas melaksanakannya
terangnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *