Penulis : Hendri Nopel Harahap
( Kabiro Batu Bara )
Batu Bara,
Transnusantara.co.id–
Suasana di rumah Dedi Iskandar warga dusun VIII desa Indrayaman Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara, terlihat ramai dipadati
warga, saat mendengar kabar lantai keramik rumahnya mengeluarkan hawa panas.
Berawal dari terasa panas di salah satu keramik dilantai rumahnya,
Dedi si pemilik rumah mulai bingung, panik karena tidak biasanya seperti ini, hawa panas tersebut dari menit ke menit meningkat
Suhunya.

Atas kejadian tersebut, Dedi kemudian menghubungi dan melaporkan kepada Kepala Dusun VIII Muslim,
selanjutnya Muslim melaporkan kepada Kepala desa Indrayaman Asminah, dan Kasie Trantib Kecamatan Talawi Masnun,
dan menghubungi Instansi terkait Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Batu Bara.
Menindak lanjuti
kejadian tersebut,
Kepala Desa Indrayaman Asminah
serta Babinkamtibmas
Polsek Labuhan Ruku
Priono, turun langsung meninjau lokasi dan berbincang dengan pemilik rumah tentang kronologis kejadian nya.

Pemilik rumah, yang sehari hari nya memiliki usaha
pembuatan steling,
lemari kaca, pintu kaca dan lainnya mengatakan,mulai curiga saat melewati lantai keramik rumahnya, Sabtu ( 03/09/21 ) terasa ada hawa panas dan suhu panasnya dari menit ke menit terus, terasa semakin panas hingga Minggu, ( 04/09/21 ).
Ia kemudian memanggil pihak PLN Tanjung Tiram untuk mengecek manatau ada kabel listrik yang
konsleting, setelah di periksa ternyata tidak ada kaitannya panas di lantai keramik itu dengan instalansi listrik rumahnya.
Untuk keamanan dan kenyamanan pemilik rumah dan keluarga,
Kepala Desa Indrayaman Asminah
mengarahkan agar pemilik rumah di evakuasi keluar rumah.
Terlihat beberapa personil dari BPPD Batu Bara telah turun dan berjaga jaga di lokasi agar masyarakat tidak masuk sesuka hati karena rawan serta garis polisi (police line) tampak terpasang di depan rumah dedi.
Selain itu, Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan Batu Bara, Azhar
juga turun ke lokasi dan menghimbau pada masyarakat agar tidak masuk melihat ke dalam rumah, karena masih
di nyatakan rawan
kita belum bisa memastikan secara pasti aman, kita tunggu saja ahlinya untuk mengecek apa sebenarnya penyebab keluarnya hawa panas tersebut ujar Kadis yang ramah tamah itu.

Sampai berita ini naik tayang suasana di rumah tersebut masih saja ramai di padati
warga dari semua penjuru.
Kepala desa indrayaman Asminah didampingi kepala dusun VIII Muslim, mengatakan belum diketahui pasti penyebab terjadinya suhu panas dirumah warga tersebut, namun tetap stanby di lokasi itu.(*)
