SEKOLAH” TAHFIZUL QUR’AN ” TAKWA PERLU MENDAPAT PERHATIAN PEMERINTAH.

 

Oleh : Nazri Lubis
( Jurnalis Kab.Madina )

Madina,
Transnusantara.co.id–

Salah seorang tokoh masyarakat Pantai Barat, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Sumatera Utara, Ir. Ali Mutiara Rangkuti, yang berdomisili di Panyabaungan, menyikapi keberadaan sekolah Tahfizul Qur’an yang berada di Desa Sinunukan V kecamatan Natal.

” Untuk meningkatkan mutu dan jati diri keberadaan sekolah tersebut sangat diharapkan kepedulian dan bantuan pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sehingga pelaksanaan proses belajar mengajar akan didapatkan sesuai dengan yg diharapkan,” ujar Ali Mutiara Rangkuti, baru baru ini kepada Trans Nusantara di Panyabungan, Madina.

Menurutnya pada saat ini para santri dan guru” Tahfizul Qur’an ” yang berada di Desa Sinunukan V Kecamatan Natal kabupaten Mandailing Natal, dalam melaksanakan pembelajaran secara apa adanya.

Ketika Media Trans Nusantara, mendatangi tempat Tahfizul qur’an tersebut, di Desa Sinunukan V, mendapat keterangan dari pengasuh perguruan itu, Drs. Kyai Masngudi, bahwa santri Tahfizul qur’an ini sebanyak 80 orang, dalam proses pembelajaran, Kyai dibantu 6 orang ustad/guru, dan gaji mereka di bayar oleh Koperasi Desa setempat.

Salah seorang murid tahfizul qur’an, Sinar Lestari Pasaribu, yang berasal dari Kecamatan Sosa Kabupaten Palas, menyampaikan ke Media ini bahwa, dia baru 7 bulan mengikuti tahfizul qur’an disekolah tersebut, dan telah hafal al’quran 3 jus, insya allah 1 tahun lagi saya akan hafal ke 30 juznya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *