Penggunaan Dana BOS Tahun 2021 Tingkat SD di Deli Serdang Disinyalir Sarat Kolusi Korupsi “Berjamaah”.

Uncategorized854 views

 

DELI SERDANG(Transnusantara.co.id)-

Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Deli Serdang Tahun 2021 disinyalir sarat Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Bahkan penggunaanya terkesan Mubajir dan sia sia semua paket yang telah dibelanjakan oleh pihak sekolah dan hal ini mengacu pada Daftar Pesanan Penggunaan Dana BOS Tahun 2021 yang sudah dipersiapkan pihak Manager BOS Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang yang di jabat oleh Yusnaldi .

Aturan dan kebijakan yang dilakukan pihak Manager BOS Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang dibawah kendali Yusnaldi dalam penggunaan Dana BOS 2021 mendapat sorotan dikalangan masyarakat. Pasalnya semua belanja pengadaan buku dari Dana BOS Tahun 2021 sia sia belaka alias mubajir dan tidak dipergunakan sama sekali oleh para Siswa SD se Deli Serdang dalam proses belajar mengajar.

Dari label pesanan pengadaan buku yang dibelanjakan melalui penggunaan Dana BOS Tahun 2021 ada diantaranya merupakan akal akalan pihak Manager BOS Dinas Pendidikan Deli Serdang . soalnya tidak sesuai kebutuhan Siswa Sekolah Dasar. Misalnya seperti belanja Pengadaan Buku Anti Korupsi yang dihargakan /buku sebesar Rp. 52.000 untuk semua Siswa/i SD se Deli Sedang itu. Buku Anti Korupsi tersebut dibagi pada Anak anak di Tingkatan Sekolah Dasar yang tidak ada manfaatnya.

Yusnaldi, Sekretaris Dinas Pendidikan Merangkap Manager BOS, Kab.Deli Serdang

Begitu juga tentang Pengadaan Buku Ujian Sekolah (US) Yang bersumber dari Dana BOS Tahun 2021 untuk Kelas VI SD se- Deli Serdang, terkesan akal akalan dan sarat KKN dilingkungan Pejabat Dinas Pendidikan yang ingin berbagi keuntungan secara berjama’ah dari Dana BOS tersebut .

Sementara selama dua tahun musim Vandemik Cofid-19 ini, tidak ada pelaksanaan ujian sekolah yang dulu disebut Ujian Nasional . Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim telah mengingatkan agar Penggunaan Dana BOS tidak sia sia. Menurutnya kebutuhan yang paling kritis saat ini adalah bagaimana siswa bisa secara aman kembali belajar tatap muka di sekolah .

“Dana BOs ini benar benar harus digunakan sebaik mungkin dan diprioritaskan untuk kebutuhan Pesiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Dana BOS Program yang diusung pemerintah untuk membantu sekolah agar dapat memberikan pembelajaran dengan lebih optimal, ujar Mendikbud.

Belanja Pengadaan Buku Ujian Sekolah yang dihargakan Rp.65.000/buku bagi siswa/i kelas VI SD merupakan tindakan yang sia sia dan tidak bermanfaat .

Begitu juga belanja Pengadaan Buku Panduan Pramuka yang dihargakan sebesar Rp 2.501.000/paket, tidak dipergunakan karena selama dua tahun ini tidak ada tatap muka di sekolah, namun tetap dipaksakan tiap tiap sekolah SD se- Deli Serdang untuk membeli paket buku panduan tersebut oleh pihak Manager BOS Dinas Pendidikan Deli Serdang .

Sekretaris Dinas Pendidikan Deli Serdang merangkap Manager BOS Yusnaldi didampingi Kabid Ketenaga Pendidikan Jumakir ketika dikonfirmasi melalui telepon selular Selasa (9/11) menyatakan, ” kalau berkaitan tentang masalah ujian sekolah hendaknya bisa dipertanyakan kepada Kabid SD pada Dinas Pendidikan Deli Serdang yakni Samsuar Sinaga, karena itu tupoksinya untuk.menjawabnya .

“Sementara berkaitan dengan ke Pramukaan itu tugasnya pak Jumakir menjawabnya. Sedangkan tentang menanamkan karakter untuk anak anak untuk jujur, bertanggung jawab dan menghargai orang lain, bisa nanti kita koordinasi kebidang SD nya, ” ujar Yusnaldi, seolah tidak nyambung apa yang dipertanyakan .

Kabid Ketenaga Pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang Jumakir diwaktu yang sama menambahkan lewat telpon selular, “saat ini kita sibuk terus kelapangan dari mulai pagi, soalnya sekolah perlu kita pantau, kecamatan pun perlu juga kita pantau, kalau enggak tambah banyak masalah, seperti masalah yang anda sampaikan ini lah buktinya kepada kami. Maka bila ada temuan begini kita akan koordinasikan, ucap Jumakir (Gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *