Transnusantara.co.id,
BELAWAN
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Faisal Rahmat H Simatupang melakukan kegiatan vaksinasi kepada warga masyarakat yang berada di wilayah hukumnya.
Beberapa hari ini, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Faisal Rahmat H Simatupang turun ke jalan untuk mengajak masyarakat agar bisa mendapatkan vaksinasi tanpa harus menunggu antrian lama.
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Faisal Rahmat H Simatupang, Sabtu ( 18/12 ) terlihat berdiri di pinggir jalan. Perintis Kemerdekaan Kecamatan Hamparanperak menyapa para pengguna jalan raya untuk mendapatkan vaksin.
“Bagi masyarakat yang belum divaksin langsung diperiksa kesehatannya dan mendapat suntikan vaksinasi. Jadi, masyarakat tidak perlu lama untuk mengantri dan langsung diberi suntikan vaksin,” ujar Kapolres.
Dijelaskan Kapolres Pelabuhan Belawan, serbuan vaksinasi kepada warga masyarakat tersebut untuk pencapaian target 70 % Vaksinasi yang diperintahkan Pemerintah Republik Indonesia di seluruh daerah bagian Sumatera Utara Khususnya di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.
Setelah mengajak masyarakat di Kecamatan Hamparanperak untuk divaksin, kegiatan yang sama juga dilakukan Kapolres Pelabuhan Belawan di Kelurahan Tanjungmulia Kecamatan Medan Deli, Kecamatan Medan Marelan, Medan Labuhan, Medan Belawan dan Kecamatan Labuhandeli. Selama kegiatan vaksinasi tersebut, antusias masyarakat terlihat sangat tinggi untuk mendapatkan vaksinasi.
“Saya berharap warga masyarakat tidak perlu takut untuk divaksin,” imbau Kapolres Pelabuhan Belawan yang langsung turun ke jalan dan mendatangi rumah-rumah warga untuk melakukan kegiatan vaksinasi.
Tokoh masyarakat Medan Utara Ustadz Abbas Rambe, SE megapresiasi kinerja dan semangat dari Kapolres Pelabuhan Belawan dalam memberikan pelayanan dan keamanan dalam kegiatan vaksin massal di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan meski dua hari berturut-turut kondisi cuaca hujan.
Sebelumnya Kapolres Pelabuhan Belawan mengatakan bahwa saat ini Polri bekerjasama dengan TNI, Dinas Kesehatan serta pihak-pihak terkait sedang berupaya untuk mengejar target 70% seluruh Indonesia sebelum tahun 2021 berakhir.
“Kami berharap warga dapat dengan kesadaran sendiri mendatangi lokasi vaksin yang tersedia agar target 70% tercapai, apabila ragu dengan kondisi kesehatannya, ada tim dokter yang melakukan pemeriksaan atau screening terlebih dahulu untuk menentukan dapat atau tidaknya dilakukan vaksinasi,” ujar Kapolres.
( TN/Arianto ).
