Transnusantara.co.id,
Medan–
Abdul Rahman Nasution, SH, Anggota DPRD Kota Medan, Fraksi PAN, melakukan kegiatan reses masa sidang I Tahun III tahun 2021 di Kelurahan Sei Agul Medan, Kecamatan Medan Barat, Sumut, Sabtu ( 18/12/2021 ).
Kegiatan tersebut dihadiri, Camat Medan Barat diwakili Sekcam T. Robby Chairi SIP MSi, Lurah Sei Agus M Aidiel Putra Pratama SSTP,q MAP, Wawan Setiawan dari Dinas PU UPT Wil Barat, Asniar Manda dari Dinas Sosial dan C. Lusika Sihombing SE dari Dispora Medan.
Pantauan Trans Nusantara, pada saat acara kegiatan kondisi cuaca hujan, tapi warga kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan Barat yang hadir mengikuti acara tersebut cukup ramai.

Abdul Rahman Nasution, merupakan wakil rakyat asal daerah pemilihan 1 meliputi kecamatan Medan Barat, Baru, Helvetia dan Petisah sangat didambakan masyarakat sebagai sosok penyambung lidah warga.
Dalam acara tersebut, masalah yang dihadapi warga yang membutuhkan perhatian, antara lain, masalah drainase, perbaikan jalan, lampu jalan, pepohonan, kebersihan, hingga masalah BPJS, bantuan PKH dan lainnya.
Abdul Rahman menuturkan, DPRD Medan telah merancang anggaran bersama pemerintah agar tahun 2022 mendatang yang seharusnya kota Medan sudah melaksanakan program Universal Health Coverage (UHC), mengingat masa pandemic covid 19 yang belum tuntas, maka pemerintah menggantinya dengan menambah 100.000 kartu BPJS gratis, yang kita harapkan insya Allah dapat dipermudah bagi warga untuk mendapatkannya.
Selain itu, untuk bidang bidang pendidikan, pada tahun 2022 mendatang Pemko akan memberikan beasiswa gratis kepada 25.000 pelajar SD dan SMP di kota Medan. Anggarannya sudah kita setujui, tinggal nanti bagaimana pihak sekolah dan Dinas Pendidikan mengelolanya dengan baik sehingga masyarakat yang benar-benar perlu dibantu mendapat manfaat beasiswa tersebut.
Mengenai permohonan warga untuk sarana olahraga senam di lingkungan, seperti soundsistem, Abdul Rahman setuju bila Dispora memberikan bantuan bukan saja pada olahraga prestasi tapi juga olahraga non prestasi tetapi sangat berdekatan dengan masyarakat seperti senam ini.
Banyak lagi sebenarnya yang ditanyakan warga, bahkan saat hendak menutup pertemuan itu, beberapa ibu bersorak agar pelayanan di kelurahan yang selama ini cukup sulit dan mahal, seperti mengurus izin usaha dan surat ahli waris. Untuk ini Abdul Rahman minta secara tegas kepada Lurah Sei Agul agar tidak mempersulit urusan warga.
Rupanya, selama ini, ada beberapa kepling yang mengambil keuntungan diatas penderitaan rakyat. Makanya, saat ditanya langsung ke Lurah Sei Agul M Aidiel, beliau memohon maaf karena masa kerja dia baru 3 minggu. Saya akan perbaiki semua, kepling yang bermasalah sudah kita ganti, ada 5 kepling dari 16 kepling se kelurahan ini yang sudah kita ganti,” katanya.
Untuk ini, Abdul Rahman juga berharap harus benar-benar selektif, jangan kepling yang kinerjanya sudah bagus malah diganti, apalagi diketahui kalau pergantian itu diduga sarat kepentingan politis.
( TN/ M.Fiqri Tanjung )
