Oleh : Nazri Lubis.
Pantai Barat, Madina,
Transnusantara.co.id–
Warga masyarakat wilayah Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal yang terdiri dari Kecamatan Batang Natal, Lingga Bayu, Ranto Baik,
Sinunukan, Batahan, Natal dan Muara Batang Gadis, sangat berharap kepada Bupati Mandai
ling Natal, HM. Jafar Sukhairi Nasution, melakukan satu terobosan yang signifikan agar para pelaku pelayanan kesehatan masyarakat yang datang berobat ke RSUD HUSNI THAMRIN natal melakukan pekerjaannya dengan tanggung jawab yang penuh.
Sesuai hasil investigasi Transnusantara di lapangan, pernah beberapa waktu yang lalu terjadi hal yang sangat menyakiti hati keluarga pasien Seperti yang diceritakan salah seorang Kepala Desa di Kecamatan Natal ke Transnusantara be
berapa waktu yang lalu, dia mengatakan bahwa sangat kecewa sekali kepada para petugas
kesehatan yang mengobati keluarganya yang mengalami kecelakaan waktu itu, kata sang Kades.
Kronologis kejadiannya adalah, Rani ( 32 ) bersama suaminya Dasran ( 33 ) pada
tanggal 31 Januari 2022 naik kenderaan roda
dua, sesampainya di Desa Taluk Balai Kecama
tan Natal berkisar jam 7 malam, pasangan suami isteri ini mengalami kecelakaan tunggal, yang
mengakibatkan mereka terluka dengan kondisi yang cukup parah, oleh keluarga yang berada
di Desa Taluk Balai mereka di bawa ke Natal untuk berobat ke RSUD HUSNI THAMRIN natal, sebelum sampai ke natal sang Kades telah meng
hubungi petugas RSUD, dan menginformasikan
bahwa ada pasien yang akan dibawa ke RSUD dalam kondisi yang lumayan parah, mohon ditangani dengan baik, kata sang Kades.
Sesampainya di RSUD HUSNI THAMRIN tersebut, sipasien di bawa keruangan UGD dan langsung ditangani perawat yg bertugas malam itu, namun
ketika sang Kades menanyakan dimana dokternya, mereka perawat mengatakan dokter tidak ada, dengan marah sang Kades meminta para perawat membuat rujukan untuk dibawa ke RSUD Panyabungan.
Yang menjadi permasalahan adalah, kenapa bisa Rumah Sakit tidak ada dokter jaganya, padahal untuk menangani pasien yang parah seperti pasangan suami isteri yang mengalami kecelakaan tersebut, keberadaan dokter sangat dibutuhkan, untuk itu sangat diharapkan kepada dr. Faisal sebagai pimpinan RSUD HUSNI THAMRIN tersebut untuk banyak berada di Rumah Sakit itu, sehingga kejadian yang seperti ini tidak terulang lagi, begitu juga masyarakat berharap kepada Bupati kiranya petugas yang di tempatkan di RSUD itu mempunyai nurani dan tanggung jawab yang tinggi dengan pekerjaannya, agar kedepannya masyarakat tidak mengatakan keberadaan RSUD HUSNI THAMRIN tersebut hanya sebagai Rumah Sakit ruju
kan.(*)
