Asahan,
Transnusantara.co.id-
Gerakan Bunuh Politik Uang (GBPU) Kabupaten Asahan, yang di Pimpin oleh Maulana Annur menilai Pemerintah cuek terkait jalan rusak parah dari desa Pulau Mandi sampai desa Gedangan Kabupaten Asahan. Jumat, ( 25/03/2022 ).
Pada pukul 15’00 WIB siang hari ketua GBPU melintasi jalan mulai dari Gedangan sampai Pulau Mandi, iya melihat dan merasakan jalan tersebut sangat parah,berlobang sehingga banyak pengendara sepeda motor serta mobil yang melintas seperti kewalahan dan memperlambat proses pengguna jalan untuk beraktifitas.

Dengan hal itu ketua GBPU serta awak media menemukan masyarakat yang peduli dengan jalan, mereka menutupi lobang lobang yang ada di jalan sei silau kec.buntu pane,tinggi raja dan gedangan dengan batu bata yang di pecah pecah.
Bambang (36)masyarakat sei silau mengatakan ” jalan rusak ini kira kira sudah 10 tahun ada lah,Ya saya minta jalan ini cepat di perbaiki karena sering kejadian kecelakaan,disini aja sudah korban satu orang terkena jalan rusak ini dalam sepekan, belum disana lagi”.
Ya saya menimbun lobang lobang ini dengan batu bata serta pecahan pecahan batu untuk menolong,membantu biar tidak ada lagi kecelakaan, ujar Bambang
Terkait jalan rusak itu kita jangan tutup mata sementara Presiden R.I kita lagi giat dalam pembangunan untuk Indonesia dari Sabang sampai maroke, jadi saya nilai jalan yang rusak gini efeknya banyak ,satu,orang kecelakaan yang kedua, lambatnya perputaran roda ekonomi masyarakat karena jalan itu akses kunci utama dalam perputaran roda ekonomi masyarakat, jadi saya harap kepada pemerintahan Kabupaten Asahan atau Provinsi Sumatera Utara itu peduli , langsung menindak lanjuti untuk perbaikan jalan jika di biari akan semakin parah, itu saja.harapan kita ini segera di tangani jangan di biarkan.ujar Maulana Annur.
(T.Rendi.A.S.sos)
