Menkumham Beri Apresiasi Kepada Seluruh Gubernur di Pulau Sumatera Atas Kontribusinya Memacu Kekayaan Intelektual

Pemerintahan181 views

 

Medan – Transnusantara.co.id –

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly, memberikan apresiasi kepada 10 Gubernur se-Provinsi Sumatera atas kontribusinya dalam memacu pertumbuhan kreativitas dan inovasi kekayaan intelektual (KI) dalam
rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Hal ini dilakukan Menkumham Yasonna di sela-sela kegiatan Roving Seminar
Kekayaan Intelektual yang diselenggarakan di Hotel JW Marriot Medan, Sumatera
Utara, Rabu (13/04/2022).

“Indonesia khususnya Sumatera dengan keragaman budaya dan sumber daya alam, memiliki banyak produk unggulan dan potensial yang didorong melalui KI Komunal agar mampu bersaing di pasar global, “kata Yasonna.

Ia juga menyebut salah satu rezim KI Komunal yang perlu dikembangkan dan
diperdayakan adalah produk yang berbasis pada potensi geografis Indonesia dan
dikenal sebagai Indikasi Geografis (IG).

“Indikasi Geografis terbukti dapat menjadi katalisator tidak hanya bagi nation branding
tapi juga mendukung kemandirian ekonomi suatu negara, “ujar Yasonna,
Menkumham asal Sorkam ini.

juga Ia mencontohkan salah satu dampak positif dari
terdaftarnya kekayaan intelektual terhadap meningkatnya nilai jual suatu produk.

Selain Kopi Gayo menjadi produk IG pertama Indonesia, yang tercatat dan diterima di Uni Eropa.

Sebelum didaftarkan harga per kilogramnya hanya Rp 50 ribu, setelah
didaftarkan menjadi Rp 120 ribu.

Dari angka nominal ini terlihat adanya efek leverage dari terlindunginya IG, “ungkap Yasonna.

Yasonna pun menyampaikan bahwa potensi KI Komunal tidak hanya memberi manfaat
secara ekonomi tapi juga sebagai potensi ekologi, kepariwisataan, sosial budaya dan yang paling penting adalah untuk identitas bangsa.

“Ada lagi success story pemanfaatan KI komunal yaitu, kain Endek Bali sebagai salah satu KI Komunal dari potensi Ekspresi Budaya Tradisional yang mulai mendunia.

Selain Kain ini, menjadi pilihan rumah mode Christian Dior sebagai bagian dari koleksi musim semi
dan musim panas pada Paris Fashion Week 2021, “tuturnya.

Karenanya, Yasonna mengajak seluruh masyarakat Sumatera untuk terus menggali potensi wilayah, terus berkreasi, berkarya dan berinovasi, bersama-sama memahami pentingnya pelindungan KI.

“Kemudian menjaga kualitasnya, mengembangkannya dan membuatnya semakin bernilai ekonomi tinggi sehingga dapat menjadi pendorong Pemulihan Ekonomi
Nasional, “pungkas Yasonna.

Pada kesempatan yang sama,
Menkumham Yasonna juga
menyerahkan masing-masing satu surat pencatatan Hak Cipta, sertifikat Desain Industri, sertifikat
Merek, dan sertifikat Indikasi Geografis, Serta dua surat pencatatan KI Komunal dan sertifikat Paten. (Hisar LG).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *