Oleh : Amir H. Hasibuan, Ka.Biro Transnusantara.co.id, Madina
Transnusantara.co.id,
Madina,
Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni. Pada tahun ini Peringatan Hari Lahir Pancasila jatuh pada Rabu 1 Juni 2022.
Seiring perkembangan zaman di era globalisasi saat ini, perkembangan teknologi informasi berkembang sangat cepat, telah membawa dampak bagi kehidupan manusia, yaitu dapat berdampak positif dan negatif.
Terpantau, salah satu dampak positif dari teknologi ini yaitu apabila kita mampu memanfaatkannya maka dapat meningkatkan taraf hidup. Sedangkan dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh teknologi ini yaitu dapat berdampak merugikan seperti perubahan berbagai aspek kehidupan, termasuk terhadap karakter generasi muda, seperti yang kita lihat saat ini banyak sekali generasi muda yang sersikap tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila hal tersebuat disebabkan karena rendahnya kesadaran pada diri mereka sendiri.
Dalam hal ini, generasi muda sangat memerlukan adanya pendidikan pancasila.
Pancasila sendiri merupakan dasar falsafah Negara Indonesia seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Karena itu lah, setiap warga Negara Indonesia haruslah mempelajari, menghayati, mendalami dan mengamalkannya niali-nilai Pancasila dalam segala aspek kehidupan.
Pendidikan Pancasila mampu membentuk moral yang dapat diterapkam dalam kehidupan sehari-hari, yaitu suatu perilaku yang diharapkan mampu membentuk iman dan takwa kepada Tuhan YME dalam kehidupan bermasyarakat dimana didalamnya terdiri dari berbagai golongan agama, perilaku yang bersifat kemanusiaan yang adil dan beradab, perilaku kebudayaan, dan beraneka ragam serta kepentingan bersama di atas kepentingan perorangan.
Namun seperti yang kita lihat sekarang ini nilai-nilai Pancasila seperti terkikis. Hal ini dapat kita lihat dengan penurunan atau kemrosotan moral anak bangsa Indonesia terlebih lagi para generasi mudanya. Padahal generasi muda merupakan ujung tombak bangsa sedangkan para generasi tua hanyalah sebagai penghantar atau sebagai perantara saja untuk meneruskan cita-cita luhur para pendiri bangsa inidonesia.
Sebagai contoh kasus yang sering terjadi pada para pemuda saat ini yaitu maraknya pengguna narkoba bahkan sampai mengedarkan narkoba dikalangan generasi muda, seakan menjadi hal biasa.
Dengan adanya pendidikan pancasila diharapkan agar generasi muda tidak tercabut dari akar budayanya sendiri dan agar mereka memiliki pedoman atau kaidah penuntun dalam berpikir serta bertindak dalam kehidupan sehari-hari dengan berlandaskan makna serta nilai-nilai Pancasila.
Sebagai penerus bangsa diharapkan generasi muda mampu menanamkan makna serta nilai-nilai yang terkandung didalamnya pancasila dan mampum menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya pendidikan Pancasila ini, generasi muda diharapkan menjadi perbaikan serta pembentukan karakter yang tidak hanya unggul melainkan juga mempunyai akhlak yang baik.
Pancasila diharapkan mampu menjadi pedoman hidup bagi seluruh umat manusia, dalam bermasyarakat, bernegara maupun berbangsa. Sehingga, dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara tetap berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
( TN/Red )
