Medan – Ketua DPRD Medan Hasyim bersama Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan, Robby Barus didampingi Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan, Margareth beserta Anggota Fraksi PDI Perjuangan Wong Chun Sen Tarigan, Daniel Pinem menyerahkan bantuan tali asih kepada korban kebakaran di kawasan Jalan Cilacap Barat Lingkungan 8, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, Senin (8/8/2022). Kedatangan Ketua DPRD Medan, Hasyim bersama rombongan langsung disambut Camat Medan Belawan, Subhan F Harahap.
Hasyim langsung menyerahkan langsung bantuan tali asih kepada korban kebakaran termasuk kepada Hafsah salah ini mengalami kelumpuhan dan keseharian menggunakan kursi roda.
“Kedatangan kami ini memberikan penghiburan dan bantuan tali asih dapat bermanfaat bagi para keluarga korban,” ujarnya.
Dalam kunjungannya, Hasyim yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, turut menyampaikan belasungkawa kepada korban yang meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Hasyim pun juga mengetuk hati para donatur untuk memberikan bantuan kepada korban terutama dapat kembali memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan sehingga bisa ditempati kembali.
Senada itu Novitasari salah seorang perwakilan korban kebakaran mengucapkan terimakasih atas kepedulian para wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan. “Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami dan besar harapan kami kepada pemerintah dan donatur bisa memberikan bantuan untuk membangun rumah kami yang rusak,”ucapnya.
Dimana ada empat rumah yang mengalami kerusakan 100 persen atau tidak bisa ditempati bisa direnovasi kembali.
Sementara itu, Hasyim bersama rombongan didampingi Camat Medan Belawan, Subhan F Harahap melihat kondisi rumah yang hangus terbakar dalam kejadian tersebut, di mana dari 10 rumah, empat diantaranya tidak bisa ditempati karena hangus terbakar.
Sebagaimana diketahui kebakaran di pemukiman padat penduduk pada Kamis (4/8/2022) dinihari tercatat empat orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka bakar yang saat ini dalam perawatan intensif pihak rumah sakit.
