Transnusantara.co.id
Asahan.Polres Asahan bersama unsur Forkopimda melaksanakan apel kesiapan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan di Lapangan Apel Polres Asahan Jalan Jend. Ahmad Yani Kec. Kisaran Barat Kab. Asahan, Jumat (11/8/2022).
Bupati Asahan H. Surya, B.Sc memimpin pelaksanaan apel dengan memberikan arahan dan bimbingan bahwa Indonesia adalah Negara yang kaya dan luas akan wilayah Hutan dan Lahan serta masih mendominasi daratan Indonesia sekitar 50 s/d 51 persen termasuk di Kabupat Asahan yang terdiri dari Hutan Lindung, Hutan Produksi Terbatas, Hutan Produksi dan Konversi.
peserta apel dari unsur Forkopimda Kabupaten Asahan, 1 Regu Kodim 0208 Asahan, 1 Regu Denpom 1¼ Kisaran, 1 SST Sat Sabhara, 1 SST Sat Lantas, 1 SST Staf Polres Asahan, 1 SST Bhabinkamtibmas, 1 SST Sat Reskrim/ Intel/ Narkoba, 1 Regu BPBD Kabupaten Asahan, 1 Regu Basarnas Tanjungbalai, 1 Regu Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, 1 Regu Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan, 1 Regu Satpol PP dan Damkar Kabupaten Asahan.

Satu hal yang menghawatirkan terkait Karhutla adalah munculnya titik panas di Hutan dan Lahan Gambut yang mudah terbakar disebabkan karena kebiasaan perilaku buruk terhadap fungsi hutan serta ancaman yang terjadi setiap tahun terutama saat musim kemarau tiba, ucap Bupati.
Bupati Menambahkan, Seperti dalam arahan Bapak Presiden Jokowi pada saat Rakornas Karhutla menyampaikan tentang kegiatan Prioritas Pencegahan Karhutla antara lain melakukan Patroli Terpadu, Deteksi Dini dan Monitoring Rutin, Penataan Ekosistem Gambut secara berkelanjutan, Pemadaman segera pada titik api yang muncul, maupun Penegakan Hukum bagi pelaku pembakaran Hutan karena Bencana akan menjadi urusan bersama yang Penanggulangannya bukan hanya menjadi tugas Pemerintah semata, tetapi diperlukan Sinergitas Pentahelix dengan beberapa Instansi terkait dan juga Masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana.
“Hari ini kita semua yang melaksanakan Apel harus siap melakukan kegiatan yang positif dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya Karhutla yang dapat Mengakibatkan dampak buruk”. pungkasnya.
( T.RendiA.S.Sos )
