BPDPKS Lakukan Sosialisasi Terkait Peran Dan Fungsi Kepada Masyarakat Petani Kelapa Sawit Di Sumatera Utara

 

Transnusantara.co.id
Asahan .

BPDPKS Badan Pengelolah Dana Perkebunan Sawit Melakukan Kegiatan Sosialisasi Terhadap Petani Sumatera Utara terkait Peran Dan Fungsi bagi masyarakat petani kelapa Sawit di Hotel Bintang Jalan Imam Bonjol kota kisaran Kabupaten Asahan.
Sabtu, 12/11/2022

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi ll DPR-RI Dr.H.Ahmad Doli Kurnia Tandjung,S.Si.M.T , Manager Kemitraan PT.Bakrie Plantation TBK Alharis Nasution , Ketua ASPEKPIR Sumut Syarifuddin Sirait,Sp , Kepala Dinas Pertanian Ir.H.Oktoni , Drs, Darwin Tambunan M.A.P, Ketua Koprasi Kosgoro Asahan , Koptan dan 8 unsur pengurus koperasi serta 80 petani swadaya kelapa sawit Asahan-Batubara.

Dalam kesempatan itu Ketua Komisi ll DPR-RI Dr.H.Ahmad Doli Kurnia Tandjung.S.Si.MT Membuka acara serta Menyampaikan bahwa Kehadirannya di Asahan ini khusus untuk menyahuti dan merespon keluhan para petani swadaya kelapa sawit terkait permasalahan dan lambatnya program PSR di Kabupaten Asahan dan Batubara. Beliau juga menggandeng pihak BPDPKS hadir walau secara virtual.

Ketua Koperasi KPKS”kesepakatan”desa Gonting kecamatan Mandoge Syarifuddin Sirait,Sp juga menyampaikan bahwa kami Petani hari ini sudah jenuh,marah dan kecewa kepada Pemerintah, akibat menunggu dan menunggu program peremajaan sawit PSR yang sering kali berubah arah regulasinya sehingga membuat galau para petani atau calon penerimnya.

Lanjut Syarifuddin Sirait,Sp menuangkan uneg uneg nya ” bahwa semwstinya komisi lV DPR-RI yang merupakan mitra kerjanya Pemerintah yang lebih tepat mendorong percepatan program PSR ini agar dapat dinikmati petani yang sawitnya sudah tua dan tidak produktif lagi, saat ini sudah banyak petani calon penerima PSR ini yang mengundurkan diri dan ingin mereplanting sawitnya sendiri.

Senada dengan itu Ketua Koprasi Kosgoro Drs.Darwin Tambunan M.A.P meminta kepada Pemerintah dan semua stakeholder yang membidangi program PSR ini agar dapat menyederhanakan regulasinya dan lebih mementingkan implementasinya daripada sosialisasi nya.

Manager Kemitraan PT.Bakrie Plantation, Tbk berterimakasih sekaligus memberikan Apresiasi pada kegiatan ini, dimana pihak perusahaan tahun ini dipercaya 15 kelompok tani se- Asahan dan batubara sebagai mitra dalam menjalankan program PSR, semoga dalam tahun ini Rekomtek dan penandatanganan tiga pihak dapat terlaksana melalui jalur kemitraan.

“Sejak awal program PSR Tahun 2017 digulirkan hingga saat ini baru hanya sekitar 827 Ha capainya di Asahan, tentu ini masih jauh dari target alokasi yang ditetapkan provinsi Sumut. beliau juga berharap kepada Kementerian Pertanian,Dirjen Bun dan BPDPKS agar bersenergi dengan kementerian terkait seperti BPN.ATR dan KLH pusat sehingga terintegrasi semua kebijakan terkait program PSR ini”. Tutup Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Asahan.
T.Rendi.A.S.sos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *