Transnusantara.co.id
Asahan .
Dalam rangka menyambut dan memeriahkan hari amal Bhakti (HAB)kementerian agama kabupaten Asahan yang ke-77 , Laskar Merah Putih Kabupaten Asahan memberikan Pengamanan dan Ketertiban Dalam melaksanakan Festival seni nasyid antar Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah di sekolah MAN (Madrasah Aliyah Negeri),Jalan Latsitarda Nusantara Kisaran.
selasa (20/12/2022).
Hadir mengikuti pembukan kegiatan festival seni nasyid antar madrasah tahun 2022, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Kasi Penmad Kankemenag Asahan, Kepala MAN Asahan, Kepala MTsN 1 dan 2 Asahan, Kepala MIN 1 s.d 10 Asahan, beberapa Kepala Madrasah Swasta, Syarifuddin Sirait Sp Sekertaris Laskar Merah Putih Kabupaten Asahan,Kepala Cabang Travel Ameera Mekah, Pengawas Madrasah, Penyuluh Agama Islam, ASN Kemenag Asahan, tenaga pendidik dan kependidikan masing-masing madrasah juga siswi yang akan bertanding sebagai peserta Festival seni nasyid antar madrasah.

Syarifuddin Sirait, Sp Selaku sekretaris Laskar Merah Putih Kabupaten Asahan Mengatakan Kepada Media
Transnusantara.co.id Bahwa Laskar Merah Putih Kabupaten Asahan siap untuk membantu Pengamanan dan ketertiban dalam kegiatan ini.
Festival seni nasyid antar madrasah, dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan H. Saripuddin Daulay, S. Ag, M. Pd didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah H. Jamaluddin, MM.
Dalam arahan dan bimbingannya Saripuddin menyampaikan bahwa nasyid sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW. syair yang dinyanyikan kaum muslimin saat menyambut kedatangan Rasulullah SAW ketika pertama kali hijrah ke Madinah.
Sedangkan nasyid mulai masuk ke Indonesia sekitar era tahun 80-an. Perkembangannya pada awalnya dipelopori oleh aktivis Kampus pada masa itu dan yang dinyanyikan adalah syair asli berbahasa Arab, seiring perkembangan zaman maka nasyid juga berkembang dengan syair-syair bahasa Indonesia, ucapnya.
Kementerian Agama Kabupaten Asahan komit dengan seni budaya LASQI (Lembaga Seni Qasidah Indonesia) Kabupaten Asahan.
Peran LASQI sebagai wadah syiar dan seni budaya dalam meningkatkan kelestarian musik-musik qasidah ataupun gambus. Di dalam syair nasyid itu pastinya mempunyai pesan-pesan Islam,kedamaian dan juga kerukunan.
“ Saya sangat mengharapkan pemenang dalam kegiatan festival seni nasyid antar madrasah nantinya bisa juga mengikuti kegiatan lomba yang dilaksanakan LASQI Asahan agar lebih profesionalisme dalam menyampaiakan syiar agama melalui syair-syair keagamaan yang tidak merusak kerukunan dan lebih menjadikan pesan kedamaian dan kerukunan antar umat beragama “, ucap Saripuddin
Saripuddin juga mengucapkan terima kasih kepada Seluruh yang telah mendukung kegiatan festival seni nasyid antar madrasah dan memberikan bantuan pengawalan laskar merah putih Kabupaten Asahan ikut menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“ Selamat bertanding dan berlomba, sehingga yang juara pertama akan menjadi bibit LASQI yang akan dikembangkan lagi agar menjadi lebih profesional dalam bersyair “, akhir Saripuddin.
( T.Rendi.A.S.Sos )
