PASAR TRADISIONAL KEMISAN,TETAP EKSIS SAMPAI SAAT SEKARANG INI

 

Penulis :Nopel Harahap

Kabiro Batu Bara.

 

TransNusantara.co.id,Batu Bara,Terletak di pinggir jalan lintas Sumatera tepatnya berlokasi di Desa Karang baru, dulu Desa Petatal Kecamatan,Datuk tanah datar Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara,diperkirakan dibangun tahun 80 an,karena tidak ada sumber data yang pasti kapan hari, tanggal dan  bulannya,namun menurut orang-orang tua desa itu, kira kira tahun 80 an dibangunnya pasar tradisional tersebut.

Pasar yang buka setiap hari Senin dan Kamis itu, merupakan salah satu pasar yang ada di Kabupaten Batu Bara, yang dulu bernama Asahan atau Kabupaten induk dari Kabupaten Batu Bara,luas pekan pasar itu kurang lebih 2 hektare dengan bangunan kios kios,serta tempat berjualan berbagai aneka kebutuhan rumah tangga lengkap dan tetap ada dijual,pengunjung yang berbelanja dari desa-desa tetangga bahkan dari luar kabupaten Batu Bara.

 

 

Terpantau suasana ramai padat ketika jelang Hati raya idul Fitri dan idul adha,serta jelang saatnya  pergantian tahun baru.Pedagang -pedagang yang berjualan di pasar tradisional itu,ada dari Siantar,Tebing tinggi,sergai, Kabanjahe, Kisaran, Tanjung Balai.

Bentuk arsitek pasar itu saat ini sudah  direnovasi dan terlihat indah, bersih tertata dan terawat,setiap hari ada beberapa petugas pembersihan dari Dinas lingkungan hidup dan kebersihan Batu Bara standby.

Akses jalan masuk kelokasi sudah dicor beton, tempat parkir tersusun rapi, aman dan nyaman.

Keberadaan pasar yang sangat berarti bagi masyarakat luas dan sampai saat ini menjadi pusat belanja bagi masyarakat Desa. Lokasi yang strategis aman dan nyaman menjadi daya tarik tersendiri bagi diri masyarakat.

Pasar tradisional kemisan tersebut adalah pasar kebanggaan masyarakat lokal, yang dimiliki Kabupaten Batu Bara.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *