PANEMBAHAN SENOPATI PUTRA ANGKAT SANG RAJA,YANG SUKSES MENJADI RAJA

Opini597 views

 

Penulis : Nopel Harahap Kabiro Batu Bara.

Transnusantara.co.id, Batu Bara –Berawal dari perjalanan rumah tangga pendiri, sekaligus Raja pertama Pajang Sultan Hadiwijaya yang berkuasa dari tahun 1568-1582,nama kecilnya Mas Karebet, dan setelah tumbuh dewasa nama populernya bernama,JAKA TINGKIR.

Bertahun tahun berumah tangga  Sang Raja (Sultan) belum juga mendapat rezeki berupa anak,dengan niat untuk memperoleh anak maka Sultan berniat mengadopsi atau memungut anak,yaitu anak Ki ageng Pamanahan pendiri,desa Mataram yang kelak cikal bakalnya Kerajaan Mataram,yang saat sekarang ini penguasanya bergelar Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Putra Ki Ageng Pamanahan tersebut tersebut bernama  SUTOWIJOYO,walau putra angkat,Sutawojaya sudah Seperti putra kandung Sultan,dididik,diasuh, dibesarkan dengan penuh kasih sayang, dibekali ilmu ilmu pengetahuan tentang politik, pemerintahan hukum, adat budaya, dan ilmu kesaktian,Sutowijaya tumbuh dewasa, tampan,dan beraura fositif.

Saat terjadinya kekosongan tahta Kerajaan Demak terjadi perseteruan besar antara Sultan Hadiwijaya dengan Arya Penangsang Adipati Jipang.

Adipati adalah jabatan di kerajaan yang setara dengan Camat saat ini,Sultan Hadiwijaya menantang perang tanding dengan Arya Penangsang tetapi kenyataannya strategi untuk melenyapkan Arya Penangsang dipercayakan kepada Ku Juru Martani penasehat Raja dan Ki Ageng Pamanahan yang maju perang tanding adalah, Sutowijaya dengan menggunakan senjata sakti pusaka kerajaan bernama,Tombak kiyai pleret,Arya Penangsang gugur ditangan Sutowijaya.

Pasca gugurnya (wafatnya), Ki Ageng Pamanahan,dan sebelum wafat beliau telah mewasiatkan kekuasaan Mataram selanjutnya kepada Sutowijaya  putra kandungnya,

Sutowijaya mulai melakukan penataan dan perlahan tetapi pasti penataan yang dilakukannya itu, sudah mengarah kepada pembangunan Kerajaan tanpa diketahui Sultan Pajang selaku Romo Romo angkatnya itu,selama 2 tahun Mataram tidak menyetor upeti atau kewajiban kepada Pajang,karena ada komunikasi yang tidak sehat antara anak angkat dengan  Romo angkatnya itu salah satu penyebab adanya kecemburuan sosial menantu menantu sang Sultan kepada Sutawijaya,

Atas dasar itulah Sutawijaya tidak mau kembali lagi ke Pajang dan tidak maumemberikan apapun kewajiban kepada Kerajaan Pajang.

Hal inilah yang membuat Sultan mulai memburuk kondisi kesehatannya Sultan pertama pajang itu wafat tahun 1582,Sutawijaya mendirikan kerajaan Mataram, berkuasa dari tahun 1586-1601 bergelar,Panembahan senopati.(*).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *