Penulis :
Nopel HarahapKabiro Batu Bara.
Transnusantara.co.id, Batu Bara–Terletak di Magelang Jawa tengah, candi terbesar didunia itu,dibangun tahun 750 Masehi dan rampung ditahun, 842 Masehi.
Dibangun secara bertahap selama setengah abad oleh, Raja kerajaan Medang Sri Maharaja Samaratunga dari dynasti Syailendra,rampung dimasa putrinya berkuasa, Ratu Pramowardhani,dengan tinggi, 35,40 meter (9 tingkat),luas 121,38 meter panjang,121,66 meter,dibangun diatas tanah seluas 82 hektare,dan bangunan Candi diatas tanah seluas 3 hektare, ditetapkan oleh United National Edications Scientific and Cultural Edications (UNESCO) badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada tahun 1991 ditetapkan sebagai warisan budaya dunia.
Borobudur itu mengandung arti, Boro adalah biara, Budur yaitu bukit, Biara diatas bukit.Biara adalah tempat suci umat Buddha.

Candi Borobudur tingginya setara dengan tinggi gedung 10 lantai saat ini,tentu menjadi satu pertanyaan besar dan teka teki, sampai detik ini bagaimana bisa pembangunan proyek raksasa itu bisa dibangun, disaat itu belum ada alat-alat berat seperti, beco (escavator),stomvales crane dan belum ada universitas atau perguruan tinggi yang mencetak, seorang Arsitektur bangunan,dan konsultan proyek,tetapi pada kenyataan nya, bangunan yang sudah berusia,1198 tahun itu berdiri kokoh sampai hari ini.
Bangunan tersebut dibangun tanpa perekat (semen),hal ini tentu menjadi bukti nyata sejarah bahwa kegeniusan anak bangsa dizaman sebelum masuknya masa penjajahan Belanda ke nusantara,ternyata sudah unggul dan sangat genius.
Candi peninggalan leluhur bangsa itu, merupakan suatu kebanggaan yang sangat besar dan bukti yang sangat nyata karya anak bangsa dizaman masehi,zaman yang belum ada lembaga pendidikan, zaman kuno, tetapi karyanya melebihi karya nyata anak anak bangsa dizaman yang canggih saat sekarang ini.
Bagaimana tidak proyek raksasa itu secara total dibangun dengan cara manual,jutaan ton batu batuan bisa diangkat keatas yang tinggi candi itu ratusan meter setara dengan gedung yang berlantai 10 saat ini,dapat kita bayangkan betapa sulit dan rumit susah dan payah tapi nyata dan ada sampai saat ini.
Candi Borobudur adalah bukti nyata satu keajaiban dan kegeniusan seorang Raja.(*)
