Mantan Ketua Umum BPC HIPMI Periode 2016 – 2019 MHD Yakuf Hasibuan, SH, Mengatakan

Uncategorized117 views

 

 

 

“PASAR BARU PANYABUNGAN SEMENTARA INI JADI TEMPAT BERMAIN PETAK UMPET”

KENAPA DEMIKIAN DISEBUTKAN BEGITU..???

 

Transnusantara.co.id, Madina –GOALNYA PEMBANGUNAN PASAR BARU PANYABUNGAN diawali dengan konsep pasar traditional “green building” inilah yg menjadi MIMPI BESAR sebagai dasar program yang seterusnya dituang dalam perencanaan awal.

Seiring berjalannya waktu pasar ini mendapat restu dari Negara dan tentu mendapat pagu Anggaran APBN  untuk di realisasikan pembangunannya oleh kementrian PUPR.

Yang kemudian berproses melewati tahapan- tahapan yang disesuaikan dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Dimulai dari proses lelang perencanaan pembangunan diikuti dgn proses lelang pembongkaran bangunan lama yg telah terbakar , serta relokasi sementara terhadap Pedagang-pedagang yang menjadi korban akibat terbakarnya pasar selama proses pembangunan yg baru berlangsung.

 

 

Kembali fokus kita terhadap realisasi pembangunan tentunya tidak terlepas dari perhatian berbagai pihak. Baik pemerintah maupun pengamat dan praktisi2 dan pihak-pihak terkait.

Apakah pasar Baru jadi temuan BPK di kemudian hari???

Berdasarkan analisa pribadi saya kemungkinan temuan BPK ini terjadi.

Mengingat Action pelaksanaan yg sangat lambat dan tidak tepat waktu sehingga kemungkinan sikap untuk dilakukan Adendum waktu oleh pihak kontraktor pelaksana kegiatan ini. Namun begitupun masih juga ditemukan celah terhadap temuan -temuan.

Baik terlihat difisik  bangunan,dan diadministrasi   termin pembayaran. Menjadi catatan khusus akan sebab terlambatnya pembangunan. Terlihat seperti kehabisan nafas dalam pelaksanaan yg lambat.

Semacam ada teka teki besar yg tersimpan didalam bangunan inipun patut diduga kuat.

Terkait spesifikasi teknis tentunya PT. Betesda mandiri gacoknya pembangunan gedung. Dan direktur saya kenal nya cukup mumpuni berpengalaman dan beliau dosen juga. Dapat dikatakan Ahlinya gedung(spesialis).

Tapi yang menjadi  besar KEPO hari ini kenapa gedung ini belum berfungsi dengan baik sesuai dengan Ruh perencanaan Awal yg sangat2 perfect  dimana perencanaan gedung ini dibuat disiapkan dengan Akurasi perencanaan 90% dan bisa lebih. Sehingga harusnya tidak diperlukan lagi perubahan2 dimasa pelaksanaan.

Investigasi Pemkab madina terhadap bangunan ini sebagai penerima bangunan ini harus selektif, terlebih2 soal serah terima gedung ini Sebab kalau gedung ini menuai masalah ini akan menhambat tujuan luhur pembangunan ini yakni sebagai sumber PAD dimasa mendatang untuk pemkab, dan sebagai tempat mencari nafkah bagi pedagang, serta menjadi icon kebanggaan buat masyarakat kita.

Pertanyaan- pertanyaan pun muncul ;

1.kenapa ya pembangunan ini terhambat atau terjedah diawal awal masa pelaksanaan ini dimulai, sampai berbulan2 lamanya baru on site berkegiatan.

2.Apakah terjadi CCO yg merombak hasil perencanaan yg telah ditetapkan diawal sehingga akurasi perancanaan diawal mengalami perubahan terhadap organ vital di antara rangkaian bangunan. Lalu apakah sebab ini yang menjadi salah satu faktor penghambat kenapa gedung ini belum difungsikan?

3.kemudian terkait peran aktif keterwakilan negara yakni: PPK,Managemen Kontruksi(MK) terhadap seluruh mekanisme administrasi CCO, item pengurangan kegiatan terus dialihkan kepada perubahan metode kerja yg baru, serta mekanisme  termin pembayaran sudah sesuai dan taat aturan tentang mekanisme pembayarkan yang tepat waktu??

4.Apakah PPK memberikan Sangsi administrasi  kepada kontraktor pelaksana, akibat keterlambatan waktu kerja pelaksanaan?

Tentu inilah yg menjadi pertanyaan penting kita semua terhadap Nyatanya bukti kehadiran Negara terhadap Rakyat di MADINA yakni dengan Direalisasikannya Anggaran pembangunan Pasar Baru panyabungan.

Oleh sebab setelah peran Aktif pihak-pihak terkait baik disamping kiri dan kanan,dimuka, dibelakang diatas dan dibawah. Kitapun tentunya sebagai masyarakat awam merasa terpanggil untuk mengikuti keberlangsungan pembangunan ini dan berupaya menganalisa kegiatan ini.

“PASAR TRADISIONAL BERKELAS MALL” yang begitu konon katanya telah ada dikabupaten madina yg kita cintai bersama.

Demikian analisa saya,kurang dan lebihnya saya mohon maaf.. seputar analisa ini, Apabila nantinya analisa ini tepat adanya atau malah sebaliknya ada kekeliruan terhadap isi analisa ini. Sekali lagi saya haturkan mohon maaf. Karena Rasa perhatian yg mendalam dan tanda tanya yang besar. Makanya analisa ini saya hadirkan.

Sebagi rakyat saya sadar diri.

Sebagai masyarakat madina saya bangga akan hadirnya pembangunan ini.

Terimakasih atas Bantuan Bapak presiden jokowi atas Bangunan ini buat kami rakyat madina.

Penulis : Mantan Ketua BPC HIPMI, MHD Yakuf Hasibuan, SH.

( TN/Suleman HSB )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *