Penulis,Nopel Harahap Kabiro Batu Bara.
Transnusantara.co.id,.Batu Bara–Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan (DHD.45) Sumatera Utara, adalah organisasi yang dibentuk Pemerintah, tertuang dalam Keputusan Presiden (Kepres), nomor : 50.tahun 1984.
Pembentukan organisasi itu diera pemerintahan H.M.Soeharto, pasca digelarnya musyawarah Daerah (Musda) XIII DHD 45.Sumut tahun 2019 di asrama haji Medan.
Pada Musyawarah Daerah ( Musada ) saat itu, terpilih Mayjen Purn. Hasym S.sos sebagai Ketua umum (Ketum) DHD 45 Sumatera Utara, masa bhakti 2019-2025.

DHD 45 Sumut terus berbenah,berpacu melaksanakan program-program kerja sesuai amanah 0rganisasi yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Pembenahan terus dilakukan antara lain merenopasi gedung kantor sekretariat organisasi DHD 45 Sumut, dan melakukan konsolidasi 0rganisasi ke Dhc – Dhc Kabupaten / kota.se Sumatera Utara, serta membentuk Dhc di Kabupaten /kota, hal ini merupakan bagian dari program kerja DHD.45 Sumut.
Kesepakatan peserta Musda ke -XIII DHD 45 Sumut tahun 2019 yang lalu, memilih Hasym tentu pilihan tepat dan akurat serta tepat sasaran.
Tidak berlebihan tapi satu kenyataan bahwa pria yang asli putra kelahiran Medan dan juga mantan tenaga ahli Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas) RI itu telah terbukti tidak terbantahkan amanah yang diberikan kepadanya telah dijalankan dengan baik.
Kelahiran 0rganisasi ini yang dibidani para Veteran Pejuang kemerdekaan Republik Indonesia menuju kearah yang lebih baik dan lebih baik lagi hingga kini.
Selain itu, perhatian dan kepedulian DHD.45 Sumut terhadap tempat-tempat bersejarah dengan memasang Tatengger sebagai bukti sejarah,dan kepedulian yang tinggi mengembalikan fungsi tempat bersejarah yang hampir hilang atau sengaja dihilangkan oleh pihak pihak tertentu fungsi aslinya.

Kepedulian dan perhatian yang sangat serius itu adalah, satu bukti semangat juang yang terus tertanam, dalam hati sanubari anak- anak bangsa sebagai generasi penerus perjuangan dalam rangka untuk mempertahankan nilai- nilai sejarah bangsa ini,sesuai dengan tujuan dan arah 0rganisasi.
Dalam menjalankan organisasi Ketum berpasangan dengan Dr.Eddy Syofian,MAP, sebagai Sekertaris umum (Sekum). Pasangan yang sangat ideal karena Eddy dengan latar belakang pernah memimpin beberapa OPD dipempropsu tentu sangat diyakini mumpuni mengelola Sekertariat Dhd.45Sumut.
Dasar dasar konsep pemikiran serta gebrakan untuk menumbuh kembangkan dan memajukan 0rganisasi tentu tidak diragukan lagi.
Arah dan warna Dhd Sumut terus berkembang bagai pelangi, seiring berjalannya dari waktu ke waktu.
Tidak ada berniat sesuatu dibalik penulisan ini,apa yang telah dan sedang dilakukan Dhd.45 adalah satu bukti wujud dari rasa tanggung jawab besar anak -anak bangsa dalam rangka melestarikan arti dari nilai nilai luhur perjuangan para pendiri bangsa ini.
Disisi lain program yang sudah dan akan dilaksanakan Dhd.45 Sumut adalah bukti yang nyata. Kerja nyata bukan karya kata dan bukan asal berkata kata tanpa ada bukti yang nyata. Sebagai penerus perjuangan Dhd Sumut telah membuktikan bahwa karakter badan pembudayaan kejuangan 45 itu berjuang mengisi kemerdekaan bukan mencari cari suatu kesalahan dan Kekhilafan orang lain.
Bravo Dhd.45 Sumut, apresiasi kepada Ketum dan Sekum. Merdeka ….!!!.
