Penulis,Nopel Harahap Kabiro Batu Bara.
Transnusantara.co.id, Batu Bara–Bangunan yang sepintas mirip dengan Mesjid itu ternyata adalah makam Mumtaz Mahal permaisuri Raja Shah Jehan yang terletak, di kota AgraIndia.
Dasar pemikiran untuk membangun makam istrinya yang bernama lengkap Arjuwana Bagu Begum yang berasal dari Persia itu,adalahsesuai pesan terakhir saat istri Raja tersebut menyongsong azalnya ketika melahirkan anaknya yang ke 14,karena rasa cinta yang sangat besar terhadap permaisurinya itu sang Raja menepati janji membangun makam yang megah.

Pembangunannya dimulai pada tahun 1623 selesai pada tahun 1643 dengan melibatkan, 20.000 tenaga kerja serta dibantu 1000 ekor Gajah untuk mengangkut bahan bahan bangunan yang tidak bisa dibawak oleh manusia. Dengan luas lokasi 42 hektar.
Taj mahal menjadi salah satu warisan dunia yang diakui oleh UNESCO PBB.Bangunan yang spektakuler ituterdiri dari satu kubah besar setinggi 73 meter dikelilingi 4 kubah kecil kecil,bagian makam dilapisi marmer putih tulisan kaligrafi arab dan 28 jenis batu seni mulia.Sungguh luar biasa keahlian arsitekturnya saat itu dan biaya pembangunan monumen bersejarah itu menelan biaya sebesar 32 juta Rupee atau setara dengan 1 tryliun rupiah saat ini, sungguh nilai yang sangat mahal.

Jasa- jasa Shah Jehan Raja ke 5 dinasty moghul menjadi catatan sejarah negara India dan dunia dan menjadi satu kemegahan peradaban Islam pada saat itu.Taj mahal adalah bangunan termegah di dunia, walaupun diahir hidupnya sang raja dalam kesedihan,tahtanya direbut oleh putranya sendiri dan dipenjara seumur hidup sampai azalmenjemputnya, sungguh kehidupan yang sangat amat menyedihkan.
Taj mahal adalah bukti saksi bisu, kisah romantis sang Raja.(*)
