LAKRI Wilayah Sumut Akan Laporkan Dugaan Penyelewengan Anggaran di UPT Tunas Susila Parawarsa Berastagi.

 

Berastagi, Trans Nusantara, Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia ( LAKRI ) Wilayah Provinsi Sumatera Utara,
akan melaporkan dugaan penyelewengan penggunaan anggaran di UPT Tunas Susila Parawarsa Berastagi.

LAKRI Wilayah Sumut menduga ada penyelewengan penggunaan anggaran di UPT Tunas Susila Parawarsa Berastagi berdasarkan investigasi langsung yang dilakukan  baru-baru ini.

Ketua LAKRI Wilayah Sumut, Jesaya Ginting, SH, kepada awak media mengatakan, banyak kejanggalan-kejanggalan yang ditemukan saat dilakukan investigasi.

Dia menjelaskan antara lain, kondisi fasilitas yang di tempati oleh para Warga Binaan Parawarsa sangatlah tidak layak, seperti
tempat tidur hanya tikar tipis tanpa beralaskan papan dan seprai, bantal yang kumuh tanpa sarung, selimut, Lemari Papan yang reot.

 

Selain itu menu makanan, berupa nasi dan sayur tidak seperti yang tercantum di daftar. Kemudian pakaian dalam wanita tidak pernah di kasih, pembalut wanita juga tidak pernah ada yang di kasih. Yang lebih mirisnya, ada warga binaan yang tidur di bawah karena tidak muat di tempat tidur, sehingga diduga adanya penyelewengan anggaran di UPT tersebut.

Oleh karena itu, nantinya akan kita pertanyakan berapa dana anggaran untuk Warga Binaan Tuna Susila dari Dinas Sosial Provinsi Sumut.

Kita juga akan mempertanyakan apa saja fasilitas yang diberikan terhadap warga binaan, berapa anggaran untuk siraman Rohani terhadap warga binaan, berapa anggaran untuk biaya dokter warga binaan.

Kemudian lauk pauk, apa saja yang di berikan kepada warga binaan, dan berapa anggaran untuk pembelian bahan produk keterampilan warga binaan, terang Ketum LAKRI Sumut Jesaya Ginting.

LAKRI berencana dalam waktu dekat ini, akan membuat Laporan Pengaduan ke Aparat Penegak Hukum, baik di Kepolisian maupun di Kejaksaan Tinggi Sumut.

( CB/Trans Nusantara ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *