Korban Penganiayaan : KN Giawa Mengalami Luka Parah Dibagian Mata,Tawaran Berdamai Masih Dipertimbangkan

Peristiwa131 views

 

Medan, Trans Nusantara — KN Giawa korban penganiayaan yang  mengalami luka parah di bagian mata, masih mempertimbangkan tawaran berdamai yang diminta  pihak pelaku.  Penganiayaan tersebut dilakukan oleh 10 orang di depan Ramayana Peringgan Medan tepatnya di lobi Ramayana pada 2 Februari 2024 sekitar pukul 24.00 WIB. Dari 10 orang pelaku 1 orang sudah diamankan Polisi dan ditahan di Polsek Medan Baru. Sedangkan 9 orang lagi masih dalam pengejaran pihak Kepolisian.

Kronologis :

Informasi dihimpun, Awal mulanya terjadi pengeroyokan kepada korban atas nama atau alias KN Giawa terjadi di wilayah hukum Polsek Medan baru dimana Tempat kejadian perkaranya di depan Ramayana Pringgan Medan atau di lobi Ramayana Pringgan pada tanggal 2 February 2024 sekitar Pukul 24.00 Wib.

Selanjutnya atas kejadian tersebut korban atas nama KN Giawa ini mengalami luka berat, bibir pecah,  mengeluarkan darah dari hidung, bagian muka bengkak dan membiru, mata sebelah kanan bengkak dan membiru, bola mata korban sebelah kanan dipenuhi dengan darah, Belakang kuping korban bengkak dan luka luka, kepala korban luka dan membengkak serta baju korban robek, pelakunya diduga kurang lebih 10 orang.

Atas Kejadian ini pihak korban bersama Kuasa Hukumnya telah melaporkan kasus ini di POLSEK Medan baru, dengan Laporan polisi : LP/B/93/II/2024/SU/POLRESTABES MEDAN/SPKT/SEK MDN BARU dengan Pasal 170 (KUHP) tanggal 02 Februari 2024 pelapor atas nama Kharisman Giawa.

 

 

Selanjutnya setelah dibuat laporan Polisi maka pihak kepolisian melakukan tindak lanjut atas laporan tersebut sehingga salah satu dari pelaku sudah ditangkap, ditahan polisi pada tanggal 11 Maret 2024 atas nama Liusman Buulolo (Tersangka), ditahan di Polsek Medan baru dan kawan kawannya masih dalam Kejaran Polisi.

Pada hari ini Selasa, 26 Maret 2024, telah di adakan Agenda Mediasi terhadap Laporan Polisi Nomor: LP/B/93/II/2024/SU/POLRES TABES MEDAN/SPKT/SEK MDN BARU, Tertanggal 2 Februari 2024 Pelapor An. KARISMAN GIAWA, sebagaimana tindak pidana yang dilakukan oleh para tersangka diatur dalam Pasal 170 KUHPidana, namun mediasi tersebut tidak tercapai.

Selanjutnya diantara yang diduga pelaku Penganiayaan  yang dilakukan secara  bersama sama tersebut telah di amankan Oleh Petugas Polisi Polsek Medan baru 1 (Orang) dan masih ada di duga pelaku yang lain sebanyak kurang lebih 10 orang lagi dalam pengejaran pihak kepolisian Polsek Medan Baru.

Selanjutnya Korban melalui kuasa Hukumnya menyampaikan bahwa apabila belum tertangkapnya Pelaku pelaku yang lain upaya mediasi ini tidak bisa di lanjutkan, dikarenakan tidak ada efek jera kepada pelaku yang belum ditangkap dan korban masih trauma dengan pelaku yang lain yang masih berkeliaran diluar.

Hal tersebut telah disampaikan oleh Penyidik Pembantu yang menangani perkara tersebut untuk sesegera mungkin dilakukan penangkapan dan mengamankan pelaku yang lainnya, dan Penyidik pembantu juga telah menyampaikan bahwa penahanan salah satu tersangka pelaku tindak pidana tersebut yang berininsial LB telah ditahan hingga selama 15 hari sampai hari ini dan paling terlambat minggu depan Berkas ini dikirimkan atau dilimpahkan di Kejaksaan Negeri Medan, Kota Medan Sumatera Utara.

Setelah awak media mengkonfirmasi kepada Kuasa Hukumnya An. SALEH MARDIN GULO, S.H., OPELISMAN GIAWA, S.H, Dkk, menyampaikan sangat Berterimakasih kepada Bapak KAPOLSEK Medan Baru, Penyidik, Penyidik Pembantu dan Aparat Kepolisian yang terlibat dalam penanganan Perkara dari klien kami hingga sampai pada tahap ini yang hasilnya telah dilakukan penangkapan dan penahanan kepada salah satu Tersangka Pelaku tindak Pidana Penganiayaan yang dilakukan secara bersama sama kepada klien kami ini.

Kami berharap sebagai kuasa hukum dari klien kami supaya dalam waktu dekat Para tersangka yang lainnya dapat diamankan.

( CBS/Transnusantara )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.